Selecta Kota Batu Jadi Wisata Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Wahana perahu ayun di Taman Rekreasi Selecta Kota Batu (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Wahana perahu ayun di Taman Rekreasi Selecta Kota Batu (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kota Batu, blok-a.com – Berbicara soal sampah, tentunya menjadi persolan yang cukup mengkhawatirkan. Utamanya di kawasan priwisata, sampah seolah menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pelaku wisata.

Sebab tidak dipungkiri lagi, dengan semakin tingginya kunjungan wisatawan, tentunya akan berdampak pula pada bertambahnya sampah yang dihasilkan.

Namun, berbeda dengan Wisata Seleceta di Kota Batu. Wisata yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ini berhasil menjadi yang pertama di Indonesia sebagai Tempat Wisata Bebas Sampah atau Zero Waste.

Perlu diketahui, terdapat 10 pengolahan sampah yang dilakukan Wisata Selecta Kota Batu. Diantaranya yakni Selecta nursery garden, produk kerajinan, pengelolaan briket, pengolahan HD kresek.

Kemudian, pengolahan kardus, nilai ekonomi plastik, pakan ternak, pupuk cair, pupuk kompos hingga pengolahan sampah residu.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Harianto menyambut baik adanya keberhasilan Selecta dalam pengolahan sampah.

Sebab, pengentasan sampah ini merupakan hal yang perlu dilakukan dengan konsisten. Terlebih, Selecta bisa mengentaskan sampah dengan melibatkan masyarakat yang berkelanjutan.

“Apresiasi layak diberikan kepada para pelaku pariwisata seperti PT. Selecta, yang memberikan perhatian lebih terkait isu sampah beserta pengelolaannya. Karena selama ini masih banyak PR terkait penanganan sampah di tempat-tempat wisata. Ini merupakan tantangan bagi kita dalam hal pengelolaan sampah,” kata Harianto, Selasa (2/7/2024)

Ia berharap, keberhasilan Selecta mengolah sampah dapat memotivasi destinasi wisata maupun pelaku pariwiasata lain untuk terut berinovasi dalam pengolahan sampah. Sebab, persoalan samph itu sendiri menjadi isu internasional yang patut ditindaklanjuti.

“Selecta bisa menjadi tolok ukur terbaik dalam hal pengelolaan sampah untuk pihak-pihak lain,” pungkasnya.

Terpisah, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengaku pihaknya turut berbahagia atas prestasi yang ditorehkan Tempat Wisata Selecta.

Dengan demikian, ia berharap keberhasilan Selecta ini dapat ditularkan kepada 107 tempat wisata termasuk desa wisata yang ada di Kota Batu.

“Permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Termasuk pengelola tempat wisata, sehingga apa yang ditorehkan PT Selecta merupakan contoh agar seluruh tempat wisata di Kota Batu nantinya akan bebas sampah,” terangnya. (ptu)