Kota Malang, blok-a.com – Festival musik Partilibur Caravan siap menjadi salah satu event terbesar di Kota Batu dengan menghadirkan konsep yang memadukan konser musik, wisata malam, seni pertunjukan, hingga instalasi artistik dalam satu kawasan wisata.
Festival Director Partilibur Caravan, Gahtan Toriq, mengatakan konsep Caravan lahir dari tema yang disesuaikan dengan karakter Batu Night Spectacular (BNS) sebagai lokasi penyelenggaraan acara.
“Sebenarnya caravan itu lebih ke sub hipis. Yang mana memang kita sesuaikan dari tema BNS sendiri. Dibarengi dengan konsep wahana malam, Partilibur bikin konser yang memang berbarengan dengan wahana maupun ben-benan juga,” kata Gahtan.
Selain pertunjukan musik, pihak penyelenggara juga menyiapkan berbagai aktivasi pendukung seperti pertunjukan sulap dan atraksi lain yang disesuaikan dengan tema festival.
“Jadi teman-teman semua yang penasaran, aku nggak bisa spill semuanya ya, karena memang kita berharap teman-teman bisa hadir di sana. Karena konser ini kita buat bukan hanya untuk mencari massa sebanyak mungkin, tapi kita pengen bikin konser yang punya konsep, punya artistik,” ujarnya.
Menurut Gahtan, konsep Caravan juga memiliki keterkaitan dengan sejarah migrasi masyarakat dari Lumajang menuju Batu yang kemudian diterjemahkan menjadi identitas festival.
“Nah, caravan juga itu kaitannya dengan migrasi antara Lumajang ke Batu. Jadi memang kita konsep seperti itu. Jadi menjadi salah satu konser yang paling besar di Batu,” tambahnya.
Festival ini menjadi salah satu event musik pertama di Malang Raya yang digelar selama dua hari penuh. Gahtan mengaku optimistis menjalankan konsep tersebut karena mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Dari pihak Jatim Park Group khususnya Pak Suryo itu sangat-sangat membantu untuk mensupport, memberikan kita kebebasan sebagai promotor untuk memberikan konsep,” ujarnya.
Ia menuturkan, penyelenggara tidak hanya diberi ruang memanfaatkan area parkir, tetapi juga mendapatkan akses yang lebih luas di kawasan BNS untuk mengembangkan konsep festival.
“Awalnya orang berpikir kalau kita bikin konser di tempat wahana paling di parkiran. Tapi kita dikasih akses semuanya,” katanya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Batu yang dinilai memiliki komitmen untuk mengembangkan industri kreatif dan event wisata.
“Teman-teman pemerintah Batu itu juga sangat-sangat support. Kebetulan rencananya kita setelah ini akan bertemu dengan Pak Wali juga,” ujar Gahtan.
Partilibur Caravan juga akan menghadirkan lebih dari 50 performer dari berbagai daerah. Sejumlah band nasional yang jarang tampil di Jawa Timur disebut akan menjadi bagian dari line-up festival.
“Beberapa performer memang band-band yang sudah lama nggak pernah manggung, khususnya band-band dari Jakarta, yang memang susah sekali untuk ditonton di area Jawa Timur itu kita datangkan,” ungkapnya. (yog/bob)







