Pemkot Malang Sudah Tinggalkan Kantong Plastik

caption:PJ Wali Kota Malang , Wahyu Hidayat Saat di Wawancarai Awak Media, Kamis (4/7/2024) (blok-a/Andik Agus)
caption:PJ Wali Kota Malang , Wahyu Hidayat Saat di Wawancarai Awak Media, Kamis (4/7/2024) (blok-a/Andik Agus)

Kota Malang, blok-a.com – Hari Bebas Kantong Plastik atau Plastic Bag Free Day diperingati setiap tahun pada tanggal 3 Juli. Peringatan ini sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat dunia untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Hari Bebas Kantong Plastik Internasional ini bertujuan untuk mencari alternatif untuk menunjukkan bahwa dunia bisa tanpa penggunaan kantong plastik. Peringatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bebas dari Plastik, yang dimulai pada September 2016, dan telah diikuti oleh hampir 1.500 organisasi berbeda.

Gerakan Bebas dari Plastik mencari solusi atas krisis polusi plastik, untuk membuat planet ini lebih aman bagi manusia, lingkungan, dan hewan.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi awak media usai Audensi HIPPAM di gedung DPUPRPKP Kota Malang, Rabu (3/7/2024) kemarin mengatakan bahwa kantong plastik sudah mulai ditinggalkan dilingkungan Pemkot Malang. Hal itu untuk memberi contoh kepada masyarakat.

“Kita sudah mulai menghindari semua bahan dari plastik seperti minuman kita harus menggunakan gelas dan juga bagaimana kita mengurangi sampah plastik ini, mulai dari penggunaannya juga,” ujar Wahyu.

Dalam hal ini, Wahyu bermaksud mulai meninggalkan plastik agar meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif penggunaan kantong plastik terhadap kelestarian lingkungan. Maka dari itu, peringatan ini mengampanyekan penggunaan kantong plastik dapat dikurangi.

“Tapi yang jelas kita mendukung hari tanpa plastik ini dan kita upayakan mulai menghindari semua penggunaan plastik,” imbuhnya.

Disinggung ritel modern yang masih menggunakan kantong plastik, Wahyu mengaku masih berupaya untuk terus memberikan imbauan. Karena ia mengaku pengurangan sampah plastik harus dilakukan secara bertahap.

“Kita hanya bisa memberikan imbauan kepada meraka untuk mengurangi. Karena kalau langsung kan juga sulit. Dan masyarakat juga masih banyak yang menggunakan plastik.
Kita bertahap lah untuk mengurangi plastik,” pungkasnya.