Pemkab Malang & Baznas Serahkan Bantuan ke Siswa & Guru MTs Al-Khalifah

Kepala DKP Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi saat memberikan bantuan kepada siswi MTS-Al Khalifah (DKPforblok-a.com)
Kepala DKP Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi saat memberikan bantuan kepada siswi MTS-Al Khalifah (DKPforblok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi siswa dan guru MTs Al-Khalifah, Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen.

Kepala DKP Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, mengatakan langkah cepat ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Malang HM Sanusi yang saat ini tengah menjalankan ibadah umrah. Terlebih, sejumlah siswa dan guru MTS Al-Khalifah mengalami insiden dugaan keracunan seusai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pak Bupati sudah memerintahkan kepada kami melalui Pak Sekda agar anak-anak yang dirawat di RSUD Kanjuruhan biaya perawatannya ditanggung Pemkab Malang. Kemudian Baznas juga diimbau untuk menyerahkan bantuan kepada anak-anak dan guru yang terdampak keracunan makanan,” kata Mahila, Rabu (29/10/2025).

Mahila membeberkan, total ada 39 penerima bantuan yang terdiri dari 37 siswa dan dua guru MTs Al-Khilafah. Ia menegaskan bantuan ini murni karena faktor keracunan makanan bukan keracunan program MBG.

“Bantuan untuk siswa dan guru MTs Al-Khilafah yang terdampak keracunan makanan, bukan keracunan MBG karena belum keluar hasil laboratoriumnya,” terang Mahila.

Mahila menuturkan, semula Baznas berencana menyalurkan bantuan dalam bentuk sembako sebagaimana program rutin dalam kegiatan Salat Subuh Keliling Pemkab Malang. Namun, setelah dilakukan koordinasi, jenis bantuan diubah agar lebih relevan dengan kondisi kesehatan para siswa.

“Kemarin dari Baznas konsul ke saya, kalau dikasih bantuan sembako cocok nggak. Ya menurut saya lebih cocok paket makanan yang bergizi. Kita lihat rata-rata mengalami gejala muntah, mual dan dikhawatirkan dehidrasi, maka kami sarankan kemarin untuk belanja minuman isotonik, susu dan lain-lain,” jelasnya.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa paket makanan ringan, roti, biskuit, susu steril, minuman isotonik, dan makanan sehat lainnya. (yog)