Kota Batu, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah truk jenis Hino dilaporkan gagal menanjak saat melintasi jalur dengan kemiringan cukup tinggi, hingga akhirnya hilang kendali dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 4 meter di sisi jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi ketika kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Saat memasuki tanjakan, truk diduga kehilangan tenaga sehingga tidak mampu melanjutkan laju. Kondisi itu membuat kendaraan mundur tak terkendali sebelum akhirnya keluar badan jalan dan terperosok ke jurang.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, menyampaikan bahwa kecelakaan ini tergolong insiden out of control dan hanya melibatkan satu kendaraan.
“Terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal, yakni kendaraan truk Hino yang hilang kendali atau gagal menanjak, kemudian masuk ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 4 meter,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Truk dengan nomor polisi N-9382-UA tersebut dikemudikan oleh Cahyo Mulyohusodo (22), warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Saat kejadian, kendaraan disebut melaju dengan kecepatan sedang dan tidak membawa muatan berlebih.
Meski demikian, faktor kehati-hatian pengemudi diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut. Kevin menyebutkan, pengemudi tidak mampu mengantisipasi kondisi jalan yang menanjak sehingga kendaraan kehilangan kendali.
“Diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi saat melintasi jalur tanjakan, sehingga kendaraan tidak kuat menanjak dan akhirnya hilang kendali,” jelasnya.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera berarti. Namun, kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan pada bagian depan dan bawah akibat benturan saat masuk ke jurang.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Petugas dari Satlantas Polres Batu yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi guna menghindari kemacetan serta potensi kecelakaan lanjutan.
“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kevin. (yog/bob)








