Guyuran Hujan Pagi Hari Tak Surutkan Antusias Peserta Ikuti Emba Jetbus Run Malang 2026

Start event lari Emba Jetbus Run 2026 (blok-a.com / Berril)
Start event lari Emba Jetbus Run 2026 (blok-a.com / Berril)

Kota Malang, blok-a.com – Event Emba Jetbus Run Malang 2026 yang digelar Minggu (18/1/2026) berlangsung sukses dengan diikuti 3.600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Meski sempat diguyur hujan, pelaksanaan lomba kategori 5K dan 10K berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Panitia Penyelenggara Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyampaikan bahwa secara keseluruhan penyelenggaraan event berjalan sangat baik. Bahkan, gerimis yang turun justru memberi dampak positif bagi para pelari.

“Hari ini event Emba Jetbus Run Malang 10K berjalan dengan sangat baik. Memang sempat gerimis sebentar, tapi justru membawa hawa dingin yang positif bagi pelari,” ujar Paulus seusai acara Minggu (18/1/2026).

Paulus yang turut berpartisipasi di kategori 5 kilometer menjelaskan aspek kesterilan jalur menjadi perhatian utama panitia. Menurutnya, jalur lomba telah steril sekitar 90 persen dan akan terus disempurnakan pada pelaksanaan berikutnya.

“Karena ini event berskala nasional, standar operasional dari A sampai Z harus profesional agar tidak kalah dengan event di Jakarta. Harapan saya, Kota Malang bisa menjadi tujuan wisata lari unggulan ke depan,” tambahnya.

Terkait respons peserta, Paulus menyebut mayoritas pelari mengapresiasi kenyamanan dan kesterilan lintasan, meski masih ada sejumlah titik yang menjadi bahan evaluasi.

“Respon peserta sangat bagus. Ada beberapa titik seperti area PLN dan Semeru yang masih perlu perbaikan koordinasi dengan marshal agar jalur lebih nyaman,” jelasnya.

Dari sisi partisipasi, jumlah peserta dinilai cukup berimbang, masing-masing 50 persen di kategori 5K dan 50 persen di kategori 10K. Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Lampung, Makassar, Jawa Tengah, Surabaya, Kediri, hingga pelari dari luar negeri seperti Belanda.

Ke depan, panitia menargetkan jumlah peserta meningkat menjadi 4.000 pelari dengan catatan kapasitas dan aspek keamanan memungkinkan.

“Saya akan berkoordinasi dengan Pak Wali terkait kapasitas lokasi. Dengan 3.600 peserta saja tadi sudah terasa penuh. Harapannya, tahun 2027 nanti bisa lebih nyaman,” imbuh Paulus.

Ia menambahkan, sesuai rencana awal, Emba Jetbus Run Malang akan terus diposisikan sebagai event lari nasional pembuka tahun yang digelar rutin setiap bulan Januari. Untuk menjaga standar profesional, panitia juga menerapkan cut-off time, yakni 60 menit untuk 5K dan 2 jam untuk 10K.

“Memang terkesan tegas, tapi ini bagian dari edukasi agar peserta terbiasa dengan standar event nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Emba Jetbus Run 2026 yang dinilai selaras dengan visi pembangunan Kota Malang.

“Alhamdulillah, dari jumlah peserta lebih banyak dan pelaksanaannya berjalan baik tanpa gangguan. Ini sesuai dengan visi misi Kota Malang, termasuk program prioritas 1.000 event dan Dasa Bakti Ngalam Tahes,” ujar Wahyu.

Wahyu juga mengapresiasi panitia yang membatasi jumlah peserta demi menjaga aspek keamanan, serta keterlibatan UMKM yang semakin luas pada hari kedua pelaksanaan event.

“Fasilitas pendukung semakin lengkap, sponsor bertambah, dan UMKM yang dilibatkan juga lebih banyak. Harapannya, event ini memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Kota Malang,” pungkasnya. (yog/bob)