Ngabuburit, Berburu Buku Murah di Pasar Buku Wilis Malang

Serunya ngabuburit sambil berburu buku lawas di Pasar Buku Wilis Malang. ( Dok- Oris Darut/Mahasiswa PKL)
Serunya ngabuburit sambil berburu buku lawas di Pasar Buku Wilis Malang. ( Dok- Oris Darut/Mahasiswa PKL)

Malang, Blok-a.com – Bulan puasa biasanya banyak orang menghabiskan waktu ngabuburit dengan berburu takjil. Namun ada kegiatan ngabuburit di Kota Malang yang bisa jadi opsi, yakni pergi ke pasar buku Wilis.

Membaca buku juga menjadi alternatif di lakukan saat ngabuburit apalagi di bulan puasa ini.

Di Kota Malang, ada sebuah pasar buku yang tak asing di telinga masyarakat apalagi mahasiswa. Nama tempat tersebut adalah Pasar Buku Wilis. Lokasinya berada di Jalan Simpang Wilis Indah, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Saat berkunjung ke pasar buku ini, pengunjung tidak akan bingung dan kaku karena akan disambut kehangatan dari para penjual buku yang sangat ramah.

Memasuki tempat ini pengunjung tidak akan bingung mencari buku yang akan diperlukan karena para penjual buku akan dengan senang hati memberikan rekomendasi berdasarkan minat dan preferensi pengunjung.

Di pasar buku ini masyarakat dapat menemukan semua jenis buku yang diinginkan saat berkunjung ke tempat ini. Mulai dari buku pengetahuan umum, ilmiah, fiksi , perguruan tinggi, pelajaran, Spiritual dan lain-lain.

Isna salah satu pengunjung menyampaikan, datang ke Pasar Buku Wilis ini menjadikannya nostalgia waktu kuliah dulu. Hampir tiap minggu saat kuliah dulu, dia datang ke sini.

Menurutnya, Pasar Buku Wilis ini adalah tempat yang cocok untuk menambah wawasan.|

“Saya orangnya suka membaca, jadi sambil menunggu buka puasa saya luangkan waktu saya untuk berkunjung ke tempat ini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, di Pasar Buku Wilis ini adalah tempat membeli buku yang cocok bagi kalangan mahasiswa. Sebab, buku yang dijual di sini harganya miring alias murah dibanding harga buku di pasaran.

“Meskipun banyak buku lawas dan bekas, tapi buat kami mahasiswa yang uangnya terbatas, yang terpenting itu ilmunya tentang bajakan atau apapun itu, kami tidak fikirkan yang penting kami dapatkan ilmunya dulu dan kami mendapatkan bukunya dulu,” Pungkasnya.

Meskipun murah, buku-buku di pasar tersebut kualitasnya juga bagus. Dia menilai, kondisi buku bekas yang dijual di sini rata-rata nilainya 7 dari 10.

“Ya rata-rata 7 dari 10 lah. Masih bagus kok,” tutupnya.

Penulis: Oris Darut (Mahasiswa PKL Unitri).

Exit mobile version