Toyota Kartika Sari Jadi Role Model Dealer se-Indonesia, Punya Tim Balap Langganan Juara

Kota Malang, blok-a.com – Toyota Kartika Sari Malang menjadi role model dealer-dealer Toyota di Indonesia.

Sebab, dealer Toyota di Malang ini menjadi dealer pertama di Indonesia yang memilik tim balap, bernama Kartika Sari Motosport.

Tim balap ini pun tidak hanya sekadar dibuat biasa-biasa saja. Tim balap Kartika Sari Motosport ini telah menuai prestasi. Tim ini telah memboyong lima juara sekaligus dari kompetisi yang digelar di Yogyakarta Sabtu (25/5/2024) dan Minggu (26/5/2024) kemarin.

Setelah menuai prestasi di daerah lain, kini Kartika Sari Motosport bakal berkompetisi di Malang dalam putaran lanjutan Kejurnas Sprint Rally.

Advisor Kartika Sari Motosport, Deny Kristiono tidak menyangka, tim yang diisi pebalap muda-muda itu mampu mendulang lima juara di Yogyakarta. Sebab kondisi trek cukup menantang, dan persaingan antar tim cukup sengit.

“Dalam Kejurnas Sprint Rally Seri Dua yang digelar di Yogyakarta, kami memborong 5 juara. Yaitu juara 2 dan juara 4 di kelas F1, lalu juara 2 kategori pembalap U25, dan juara peringkat 7 dan 14 di kelas F Umum,” ujarnya, Selasa (28/5/2024).

Selain skill dari pembalap dan mekanik, raihan prestasi gemilang itu juga berkat doa dan dukungan dari warga Malang. Dia menyebut tim balap ini memang identik dengan Malang. Sebab mobil yang dipergunakan mempunyai warna-warna yang melambangkan Malang, yakni biruz

“Dukungan dari warga Malang itu, kami wujudkan ke dalam livery yang terpasang di mobil balap kami. Yaitu berwarna merah, hitam, dan biru, yang mana warna biru identik dengan Malang. Dengan livery baru ini, juga mempertegas bahwa tim kami berasal dari Malang,” jelasnya.

Disamping itu, berkat raihan gemilang tersebut, dealer Toyota Kartika Sari Malang juga menjadi role model bagi dealer-dealer Toyota lainnya.

“Beberapa hari lalu, sebanyak 12 dealer Toyota dari berbagai daerah di Indonesia datang ke kami. Mereka ingin belajar dan memahami, terkait aktivitas kami dalam dunia motorsport. Dan tentunya, kami ajarkan cara mengubah mobil standar bisa kompetitif serta ilmu-ilmu lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Manajer Kartika Sari Motorsport, Aris Bayu menuturkan, pihaknya menurunkan satu mobil Toyota Agya dengan 2 pembalap dalam kompetisi reli tersebut.

“Kami ingin buktikan, bahwa mobil LCGC bisa dibuat untuk balap reli. Sebagian besar, kami masih memakai part-part standar bawaan mobil, hanya beberapa bagian yang diganti untuk memenuhi regulasi. Seperti contohnya suspensi diganti, pemasangan roll bar yang wajib dilakukan serta kaca depan diganti dengan bahan polikarbonat,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa tidak ada persiapan khusus apapun dalam menghadapi kejuaraan tersebut

“Pada intinya, kami memaksimalkan saat sesi latihan dan shakedown. Kami gunakan untuk mencari setup terbaik, termasuk mendengarkan masukan dari pembalap,” tandasnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?