Polres Malang Siapkan 8 Pos Mudik Lebaran 2026, Karanglo Jadi Pos Terpadu

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi menyebut Polres Malang siapkan 8 pos pengamanan Idulfitri 1447 H (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi menyebut Polres Malang siapkan 8 pos pengamanan Idulfitri 1447 H (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Sebanyak delapan pos pengamanan dan pelayanan dari Polres Malang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Pos-pos tersebut disebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan keberadaan pos tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman. Sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran.

“Pos-pos ini kami siapkan sebagai fasilitas pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Malang,” kata Taat, Sabtu (14/3/2026).

Dari delapan pos yang disiagakan, satu di antaranya merupakan pos terpadu yang berada di kawasan Karanglo, Kecamatan Singosari. Tepatnya di Pos Polisi 12.0, di simpang pintu keluar Tol Jalan Raya Karanglo. Pos tersebut menjadi pusat koordinasi pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

Selain itu, Polres Malang juga menyiapkan pos pelayanan di kawasan Jalibar Kepanjen, tepatnya di Pos Polisi 12.02 di Jalan Ir Soekarno.

Sementara itu, sejumlah pos pengamanan ditempatkan di beberapa titik rawan kepadatan lalu lintas. Di antaranya di area parkir Bluder Kapas Karangploso, Rest Area Gubug Klakah Kecamatan Poncokusumo, serta Simpang Tiga Slorok Kecamatan Kromengan.

“Selain itu, pos juga disiagakan di Simpang 3 Kendalpayak Kecamatan Pakisaji dan Simpang 4 Jalur Lintas Selatan (JLS) Bantur,” imbuhnya.

Tidak hanya pos tetap, Polres Malang juga menyiapkan pos polisi bergerak yang akan berpatroli di sejumlah jalur rawan kepadatan kendaraan. Beberapa di antaranya jalur Karanglo–Karangploso, Kebonagung–Bendo, Talangagung, hingga kawasan Slorok.

Taat menjelaskan setiap pos memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan di lapangan. Mulai dari pengamanan lalu lintas, pelayanan informasi, hingga penanganan darurat bagi pemudik yang membutuhkan bantuan.

“Setiap pos memiliki fungsi sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari pengamanan jalur, pelayanan informasi hingga bantuan bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas pos yang telah disediakan apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak ragu memanfaatkan pos-pos yang telah disiapkan jika membutuhkan bantuan dari petugas,” pungkasnya. (yog/ova)