Kota Malang, Blok-a.com – Momen libur Lebaran 2026 ternyata tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan parkir di Kota Malang. Bahkan, capaian retribusi parkir justru cenderung menurun akibat banyaknya pertokoan yang tutup selama periode tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengungkapkan sekitar 80 persen pertokoan tidak beroperasi selama libur Lebaran. Kondisi ini berdampak langsung pada lesunya aktivitas parkir di sejumlah titik, khususnya di kawasan pertokoan.
“Lahan-lahan parkir tutup karena pertokoan banyak yang tutup, hampir 80 persen tutup. Justru yang ramai hanya pusat perbelanjaan besar, itu pun peningkatannya tidak signifikan,” ujar pria yang akrab disapa Jaya ini, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan, meskipun terjadi peningkatan di beberapa pusat perbelanjaan seperti Malang Olympic Garden (MOG), kontribusinya lebih banyak masuk ke sektor pajak, bukan retribusi parkir yang dikelola Dishub. Sementara itu, retribusi parkir yang dikelola langsung oleh Dishub, seperti parkir vertikal di Stadion Gajayana, hanya mengalami kenaikan kecil.
Menurutnya, lonjakan pendapatan parkir hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, yakni H-1 hingga H-2 Lebaran serta H+1 sampai H+3. Namun peningkatan tersebut belum mampu menutup penurunan yang terjadi pada hari-hari lainnya.
Secara kumulatif, capaian retribusi parkir hingga 27 Maret 2026 masih jauh dari target. Dari target retribusi parkir tepi jalan umum sebesar Rp8,5 miliar, baru terealisasi Rp1.158.651.001 atau sekitar 13,63 persen.
Sementara itu, retribusi pelayanan tempat khusus parkir dari target Rp6,5 miliar, baru mencapai Rp1.288.601.804 atau sekitar 19,82 persen.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu, realisasi retribusi parkir tepi jalan umum hanya mencapai Rp6,03 miliar dari target Rp10,5 miliar atau sekitar 57,52 persen. Sedangkan retribusi tempat khusus parkir mampu mencapai Rp5,12 miliar atau 78,90 persen dari target Rp6,5 miliar.
“Jadi secara keseluruhan, momen Lebaran tahun ini belum mampu mendongkrak pendapatan parkir secara signifikan,” pungkas Jaya. (yog/ova)








