Empat Prioritas Pengamanan Lebaran di Kabupaten Malang, Ini Kata Kapolres

Apel gelar pasukan jelang perayaan Idul Fitri 1447 H yang digelar di Pendopo Panji Kabupaten Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Apel gelar pasukan jelang perayaan Idul Fitri 1447 H yang digelar di Pendopo Panji Kabupaten Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang pada Kamis (12/3/2026) di Halaman Pendopo Panji, Kabupaten Malang. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Malang, HM Sanusi.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan apel gelar pasukan ini sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Malang. Dalam operasi tahunan tersebut, kepolisian menetapkan empat prioritas utama pengamanan selama masa Lebaran.

Ia menambahkan empat prioritas tersebut meliputi kelancaran arus lalu lintas, stabilitas harga bahan pokok, keamanan tempat wisata, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum.

“Khusus untuk wilayah hukum Polres Malang ini setidaknya ada empat prioritas utama, yaitu kelancaran arus lalu lintas, ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, keamanan tempat wisata, serta keamanan secara umum,” ujar Taat.

Ia menjelaskan, kelancaran lalu lintas menjadi fokus utama karena setiap perayaan Idul Fitri selalu identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan.

“Operasi Ketupat atau Idul Fitri ini tentu identik dengan kepadatan arus lalu lintas. Oleh karena itu kami berupaya secara optimal agar tidak terjadi permasalahan, khususnya dalam menyikapi kepadatan arus lalu lintas di wilayah Malang,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Malang bersama Polresta Malang Kota dan Polres Batu sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi guna menyusun strategi penanganan kepadatan arus kendaraan, baik sebelum maupun setelah Idul Fitri.

Selain lalu lintas, kepolisian juga memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok bersama instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

“Kita setiap hari melakukan monitoring bersama instansi Pemkab untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Sampai hari ini secara umum tidak ada fluktuasi harga yang signifikan, semuanya masih dalam status normal,” katanya.

Pengamanan juga difokuskan pada destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Lebaran, mengingat Kabupaten Malang memiliki banyak objek wisata alam maupun buatan.

“Kabupaten Malang ini memiliki banyak tempat wisata, baik di gunung, tempat wisata buatan maupun di laut. Ini menjadi prioritas agar selama libur Idul Fitri semuanya tetap aman,” ujarnya.

Selain itu, pengamanan juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama perayaan Lebaran, seperti malam takbiran, pelaksanaan salat Id, hingga kegiatan pembagian zakat.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com