Harga Jual Rendah, Petani Sawit Kabupaten Malang Meronta

Hasil panen sawit di Kabupaten Malang saat pameran di Pendopo Kepanjen (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Hasil panen sawit di Kabupaten Malang saat pameran di Pendopo Kepanjen (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Potensi sawit di Kabupaten Malang ternyata cukup menggiyurkan, utamanya di bagian selatan. Kendati demikian, banyak dari petani di Kabupaten Malang yang masih mengeluhkan harga jual sawit tergolong rendah bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Bagian selatan Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Donomulyo, Tirtoyudo dan Gedangan memiliki potensi sawit yang cukup lebat. Kontur tanah di area selatan memiliki potensi untuk ditanami sawit.

Salah satu petani sawit, Samenun (60), warga Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan, mengeluh harga jual sawit cenderung anjlok akhir-akhir ini.

Meskipun hasil panen melimpah, namun harga jualnya masih ngepres dengan ongkos produksi. Hal tersebut menjadikan permasalahan bagi petani sawit di Kabupaten Malang.

“HETnya Rp3 ribu per satu kilogram, tapi perusahaan membeli dengan harga Rp1 ribu per kilogram,” kata Samenun saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dirinya bersama petani di wilayahnya menjual hasil panen di wilayah Blitar. Selain dibeli dengab harga yang rendah, ia mengaku pembayarannya juga terseok-seok.

“Sebenarnya yang kami inginkan barang dibawa langsung dibayar, ini tidak. Kadang masih dicicil,” terangnya.

Ia mengatakan, keluhan harga yang cenderung rendah ini telah berkali-kali disampaikan ke Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Malang.

Kemudian, laporan tersebut baru saja mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

“Jadi Alhamdulillah sekarang ada tanggapan dari Asosiasi itu sudah workshop di Malang dan malahan akan dikembangkan untuk tanaman sawit di Kabupaten Malang,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Malang, Sanusi mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik gairah petani untuk mengembangkan potensi sawit di Kabupaten Malang.

Sehingga, ia berkomitmen akan mendorong potensi yang ada. Mengingat hasil dari workshop APKSI Dirjen menteri Pertanian, menyebutkan bahwa hasil sawit di Kabupaten Malang cukup bagus.

“Ya nanti jika ada petani yang mau menanam sawit dan potensinya bagus bisa kita kembangkan,” tanggap Sanusi. (ptu/bob)