Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan menerapkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Kota Malang pada 13-14 Desember 2025. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung gelaran Haul Akbar Imamain 2025 yang digelar oleh Ponpes Darul Hadits Al-Faqihiyyah di Jalan Aries Munandar, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pola pengalihan arus ini pada dasarnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Penggunaan badan jalan untuk kegiatan besar seperti Haul Imamain mengharuskan sejumlah titik ditutup total.
“Pengalihan arus lalu lintas pada saat kegiatan yang membutuhkan badan jalan, khususnya kegiatan Darul Hadits yang digelar setiap tahun, maka pada hari-H terutama hari Minggu sangat dimungkinkan ditutup jalannya. Terutama dari Jalan Majapahit,” jelas Widjaja.
Menurutnya, akses dari Jalan Majapahit tidak bisa belok kiri ke arah Alun-Alun Merdeka Malang, tetapi akan diarahkan belok kanan menuju ke koridor Kayutangan Heritage. Sementara itu, akses masuk ke kawasan Ramayana juga pasti tertutup.
Bagi masyarakat yang melintas dari arah Hotel Aliante bakal ditutup. Penutupan akses dimulai di persimpangan Jalan Zainul Arifin atau perempatan dekat Rawon Nguling.
“Jalan ditutup sejak di perempatan Kudusan. Di Rawon Nguling juga sudah ditutup. Ditutupnya tanggal 14 sampai 15,” katanya.
Pada hari pelaksanaan, kendaraan juga tidak bisa melintas lurus dari Majapahit ke arah Masjid Jami Malang. “Tanggal 14 kita nggak bisa. Itu sudah tertutup semuanya,” ujarnya.
Pengalihan arus ini, lanjut Widjaja, bersifat kondisional. Dishub bakal terus berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Malang Kota untuk menyesuaikan rekayasa dengan kondisi di lapangan. “Ini sifatnya rutin, setahun sekali. Tapi tetap kondisional ya, kami selalu koordinasi dengan Polresta,” tambahnya.
Sementara itu, Widjaja juga mengimbau untuk menghindari daerah Alun-alun Merdeka Malang. Ia memprediksi jalanan di sekitar sana akan padat pada tanggal 14 sampai 15 Desember 2025 ini.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub telah meminta panitia untuk menyampaikan imbauan dan sosialisasi sejak awal Desember 2025. Informasi disebar lewat media sosial dan pemasangan banner di berbagai titik, termasuk simpang Kasin, Jalan Gatot Subroto, dan sejumlah persimpangan lainnya.
“Kami imbau masyarakat menghindari kawasan Alun-Alun selama dua hari pelaksanaan acara dan menyesuaikan rute perjalanan agar mobilitas tetap lancar,” tutupnya. (bob)




