Kabupaten Malang Masuk 6 Besar Kinerja Kebinamargaan, 2026 Ditargetkan Masuk 3 Besar

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang mendapat pengakuan nasional. Pada peringatan Hari Bakti PU ke-80 dengan tema yang diusung adalah ‘Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, Kabupaten Malang berhasil masuk sembilan besar nasional untuk kategori kinerja pemerintah daerah di bidang kebinamargaan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan sebuah lompatan besar karena tahun sebelumnya belum pernah masuk nominasi.

“Baru tahun ini kami masuk enam besar tingkat nasional. Tahun 2024 lalu belum dapat sama sekali. Insya Allah tahun berikutnya kita kejar tiga besar,” kata Khairul saat ditemui blok-a.com Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, penilaian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dilakukan menyeluruh. Seluruh aspek teknis dan manajerial diukur untuk menentukan daerah yang dianggap memiliki performa terbaik.

“Penilaiannya itu semua sektor. Dari cara kerja, penganggaran, serapan anggaran, bagaimana pemeliharaan jalan, respons cepat ketika ada lubang, pohon tumbang, atau PJU mati. Longsor juga kami tangani cepat. Semua dihitung, termasuk tingkat kemantapan jalan kami yang sudah lebih dari 80 persen,” ujarnya.

Tidak hanya di tingkat nasional, Kabupaten Malang juga mengukir prestasi di level regional. Khairul menyebut, untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Dinas PUBM Kabupaten Malang berhasil masuk tiga besar bersama Kabupaten Serang dan Kabupaten Wonogiri.

“Kalau di Jawa Timur, kita satu-satunya wakil. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara kami tiga besar. Tapi Kabupaten Malang tetap masuk sembilan besar nasional,” jelasnya.

Meski bangga dengan capaian tersebut, pria yang akrab disapa Oong ini menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berhenti di posisi saat ini. Ia berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan dan menargetkan mampu menembus 3 besar nasional pada 2026.

“Target kami jelas, tahun depan harus tiga besar. Kalau bisa juara satu. Untuk itu, kami akan evaluasi semua kekurangan. Kami ingin tahu dari Kementerian PU, sektor mana yang masih perlu diperbaiki,” pungkas Oong. (yog/bob)

Exit mobile version