Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bersama Satlantas Polresta Malang Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir menjelang peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana pada 7–8 Februari 2026.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Anis Januar, memastikan pengalihan arus akan difokuskan di kawasan sekitar stadion, terutama di ruas jalan gunung-gunung.
“Titik pengalihan arus di Jalan Semeru, Bromo, Welirang, Tangkuban Perahu, Arjuno, dan jalan lainnya di sekitar Gajayana,” ujar Anis, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, jalur utama seperti Kayutangan hingga Alun-Alun Merdeka tetap difungsikan. Namun masyarakat diimbau membatasi aktivitas di pusat kota selama kegiatan berlangsung jika tidak mendesak.
“Jalur utama tetap mengalir, tapi kami harapkan masyarakat tidak beraktivitas jika tidak mendesak,” jelasnya.
Dishub memperkirakan kepadatan lalu lintas sulit dihindari. Jumlah jemaah diprediksi mencapai lebih dari 100 ribu orang. Jika sebagian besar menggunakan bus dan kendaraan pribadi, potensi kendaraan yang masuk ke Kota Malang sangat besar.
“Kalau satu bus kapasitasnya 40 orang, dikalikan 100 ribu jemaah, bisa sekitar 2.500 bus,” katanya.
Terkait parkir, Dishub mengaku sudah memetakan sejumlah titik. Namun skema final masih dalam pembahasan lintas instansi.
“Kami sudah memetakan titik parkir, tapi masih dirapatkan dan belum final,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak malam 7 Februari hingga subuh 8 Februari. Artinya, potensi kepadatan berlangsung cukup lama.
“Pengalaman di Sidoarjo sampai macet total hingga tol. Di Malang kami berharap lalu lintas tetap mengalir meski padat,” imbuh Anis.
Koordinasi pun dilakukan lintas wilayah, mulai Malang Raya hingga pemerintah provinsi.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo menyebut pihaknya masih mempelajari detail kegiatan sebelum menentukan pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas.
“Kami pelajari dulu kegiatan dan lokasinya. Selanjutnya kami komunikasikan dengan Dishub terkait pengamanan jalur dan kantong parkir,” kata Rio.
Polisi akan melakukan survei jalur, rapat koordinasi, serta menyiapkan personel pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Seperti diketahui, Stadion Gajayana menjadi titik utama peringatan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi lebih dari 100 ribu jemaah akan hadir. Seluruh OPD dan jajaran terkait pun dikerahkan untuk menyukseskan kegiatan berskala nasional tersebut.








