Kabupaten Malang, blok-a.com – Satlantas Polres Malang meningkatkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di jalur utama Malang–Batu selama libur Tahun Baru 2025. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, khususnya di sejumlah persimpangan yang kerap menjadi titik perlambatan arus.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Andi Agung, menyebut terdapat lima titik trouble spot yang menjadi fokus pengamanan selama libur panjang. Yakni Simpang 4 Karanglo, Simpang 3 Masjid Kembar, Simpang 4 Kepuharjo, Simpang 3 Griya Permata Alam (GPA), Simpang 3 Karangploso.
“Lima titik tersebut dinilai rawan kemacetan menuju Kota Batu,” ujar Andi Agung.
Ia menjelaskan, kepadatan berpotensi meningkat apabila volume kendaraan mencapai batas kapasitas jalan. Terlebih, pada Kamis (25/6/2025), kepadatan kendaraan menuju Malang mencapai 1.500 setiap jamnya.
“Apabila jumlah kendaraannya sudah 1.500 per jam selama 3 jam atau 4 jam berturut-turut, nah itu kapasitas jalan itu cukup padat,” katanya.
Menurutnya, kepadatan sering terjadi akibat pertemuan arus kendaraan wisata dengan aktivitas masyarakat lokal di persimpangan.
“Karena ada simpang-simpang di wilayah tersebut yang aktivitas masyarakat lokal juga masih terus berlangsung sehingga perjumpaan di persimpangan itu menjadi titik hambatan perlambatan kendaraan,” jelas Andi Agung.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Malang menyiagakan personel gabungan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Malang serta membuka dua pos pengamanan.
“Kami menyiagakan personel di sana dan menyiapkan dua pos terpadu di pos Karanglo, pos pengamanan di Kepuharjo,” tandasnya.
Kepolisian juga memprediksi puncak arus balik akan terjadi setelah perayaan tahun baru, seiring berakhirnya masa liburan.
“Di weekend tanggal 3 dan 4 adalah puncak arus balik keseluruhan kegiatan Nataru ini,” pungkas Andi Agung. (yog/bob)








