Kota Malang, blok-a.com – Pergerakan masyarakat di Kota Malang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terpantau paling padat di kawasan Stasiun Malang. Kepadatan tidak hanya berasal dari kendaraan pribadi, tetapi juga lonjakan signifikan arus penumpang kereta api.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pihaknya terus memantau dinamika lalu lintas di sekitar stasiun, termasuk menyiapkan skema pengaturan khusus apabila diperlukan.
“Mobilitas di kawasan stasiun memang tinggi. Bukan hanya roda dua dan roda empat, tapi juga arus penumpang kereta yang cukup padat,” ujar Widjaja, Kamis (25/12/2025).
Menurutnya, kehadiran layanan transportasi publik Trans Jatim yang mulai beroperasi di depan Stasiun Malang sejak 20 November 2025 cukup membantu mengurai kepadatan lalu lintas.
“Sejak 20 November sudah ada Trans Jatim yang beroperasi di depan stasiun. Ini cukup membantu, masyarakat yang turun dari kereta mulai banyak memanfaatkan,” jelasnya.
Berdasarkan laporan Dishub Provinsi Jawa Timur, dalam hampir satu bulan operasional, jumlah penumpang Trans Jatim telah mencapai sekitar 83 ribu orang dengan tingkat okupansi hingga 80 persen. Dalam delapan hari terakhir sejak libur dimulai pada 22 Desember, minat masyarakat terhadap layanan ini terus menunjukkan tren peningkatan.
“Adanya Trans Jatim di depan stasiun mudah-mudahan membantu. Tapi karena ini moda baru, tentu masih perlu sosialisasi agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan,” tambah Widjaja.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Malang selama masa Angkutan Nataru. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut pada Rabu (24/12/2025) tercatat sebanyak 8.300 penumpang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang.
“Sebanyak 4.300 penumpang berangkat dan 4.000 penumpang tiba. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan terakhir malam hari,” ujar Mahendro.
Ia menjelaskan peningkatan volume penumpang dipicu momentum libur akhir tahun serta cuti bersama yang ditetapkan pemerintah pada Jumat, 26 Desember 2025.
Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Malang melayani total 112.001 penumpang, terdiri dari 59.833 penumpang berangkat dan 52.168 penumpang tiba. Sementara pada periode 18–24 Desember 2025, akumulasi penumpang tercatat sebanyak 56.765 orang.
Untuk mendukung kelancaran layanan, Stasiun Malang melayani 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, terdiri dari 12 KA reguler dan satu KA tambahan, dengan kapasitas hingga 6.184 tempat duduk per hari.
“Kami memastikan kesiapan SDM, sarana dan prasarana, serta pengelolaan arus penumpang berjalan optimal. Pelanggan kami imbau datang lebih awal dan mematuhi ketentuan perjalanan agar libur Nataru berlangsung aman dan nyaman,” pungkasnya. (bob)




