Kota Malang, blok-a.com – Rencana pembangunan saluran drainase sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang belum bisa dilakukan hingga saat ini.
Pembangunan drainase di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang ini bertujuan agar menanggulangi banjir di sekitar daerah tersebut. Rencana pembangunan itu sudah sejak tahun 2019 digaungkan hingga kini belum bisa terealisasi.
Kasi Pemeliharaan UPT PKJ Bina Marga Malang Samsul Widjajanto ST menjelaskan pembangunan itu belum bisa dilakukan karena jika ingin membangun drainase itu harus mencabut pohon-pohon besar di sekitar median jalan.
Hal itu sesuai rancangan pembangunan drainase.
Pohon-pohon besar itu harus dicabut karena saluran-saluran drainase di bawah Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang itu akan dijadikan satu di drainase mayor yang tempatnya berada di median pembatas jalan.
“Di median Jalan Soekarno-Hatta itu kan banyak pohon-pohon besarnya mau tidak mau harus dicabut kalau kita menuruti rancangan yang sudah ada,” kata dia.
Dia juga menjelaskan, kini pihaknya sedang mencari solusi bagaimana membangun drainase tanpa merusak pohon di median jalan itu.
Pihak Pemprov Jatim yang mempunyai wewenang di Jalan Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan Pemkot Malang untuk menemukan alternatif lain agar pembangunan dilakukan tanpa mencabut pohon-pohon itu.
“Ini kita masih pikirkan cara seumpama bisa tidak usaha mencabut pohon-pohon itu,” jelasnya.
Samsul menegaskan, dalam menemukan cara alternatif pembangunan tidak boleh gegabah. Rencana itu harus benar-benar matang karena memakan dana Rp 125 miliar.
“Itu anggaranny sangar besar loh jadi harus direncanakan dengan benar-benar matang,” kata dia.
Oleh karena itu, Samsul belum bisa memastikan kapn drainase untuk mengantisipasi banjir di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang itu mulai dikerjakan. (mg3/bob)




