Pencarian Bocah Hanyut Karangploso Dihentikan, Keluarga Gelar Larung Sarung

Hari ketujuh proses pencarian bocah hanyut Karangploso, Malang.(blok-a.com/Nashrul)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Hingga hari ketujuh, bocah yang hanyut di Perumahan Permata Regency Karangploso, Malang belum juga ditemukan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pun resmi menghentikan proses pencarian.

OSC atau koordinator lapangan Basarnas, Ainul Mahdin mengatakan pencarian Rafael (3) resmi diberhentikan hari ini. Selanjutnya, sesuai dengan hasil kesepakatan evaluasi dengan pihak keluarga, pencarian akan diganti dengan pemantauan.

“Evaluasi tadi sore bersama pihak keluarga dan instansi terkait dan pamerintah setempat bahwasanya di hari ke tujuh sudah tidak ada penemuan dan tanda tanda ditemukannya Rafael,” terang Ainul saat dikonfirmasi blok-a.com, Selasa (28/02/2023).

Terkait pemantauan, kata Ainul, akan dilanjutkan pemantauan oleh relawan Malang Raya. Sementara itu, jika dimungkinkan ada tanda tanda, Basarnas akan kembali melakukan pencarian menggunakan SAR.

Baca Juga: Sepekan Berlalu, Bocah Hanyut Karangploso Malang Belum Juga Ketemu

“Untuk kesepakatan kita lanjut dengan pemantauan, pemantauan akan kami koordinasi dengan teman-teman relawan Malang setempat. Jadi hanya sebatas pemantauan saja di daerah yang diduga kuat,” katanya.

Lebih lanjut, di hari terakhir ini, kata Ainul, pihak keluarga juga melakukan ritual larung sarung dengan mendatangkan paranormal.

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan kepercayaan dan adat istiadat dari pihak keluarga untuk meminta bantuan kepada sang maha pencipta.

“Saya sempat dengar larung sarung itu, ya cuma sebentar saja permintaan dari pihak keluarga ke orang pintar. Pihak keluarga bersama orang pintar, kami juga dampingi dengan tim,” terangnya.

Terkait larung sarung, pihak keluarga melakukan ritual tersebut tak jauh dari titik dimana korban terjatuh.

“Di sekitar sungai brantas di bawah RKKA, sekitar perumahan regency situ. Ritualnya tadi siang,” tambahnya.

Namun, dari hasil evaluasi yang telah dilakukan dengan pihak keluarga korban serta seluruh jajaran yang terkait, seluruhnya sepakat bahwa pencarian telah diberhentikan.

“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban, meskipun di hari ketujuh ini juga tidak di temukan tapi keluarga sudah mengikhlaskannya,” tutup Ainul. (ptu/lio)

Exit mobile version