Kota Malang, blok-a.com – Pembangunan tempat relokasi sementara Pasar Gadang kini hampir selesai. Di tengah berbagai polemik penataan pasar, para pedagang justru memilih bergerak cepat dengan urunan mandiri demi mempercepat penyelesaian kawasan relokasi tersebut.
Hingga akhir Mei 2026, progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 85 persen. Sisanya tinggal tahap finishing dan penataan akses jalan menuju kawasan pasar.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Dr Eko Sri Yuliadi SSos MM mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan agar selaras dengan proyek perbaikan jalan menuju kawasan Pasar Gadang dan jalur Bumiayu yang dijadwalkan mulai Juni mendatang.
“Sekarang progresnya sudah 85 persen. Tinggal penyelesaian akhir saja. Kami kebut supaya bersamaan dengan pengerjaan jalan,” ujar Eko, Selasa (26/5/2026).
Yang menarik, pembangunan kawasan relokasi itu ternyata tidak menggunakan dana APBD maupun APBN. Seluruh proses dilakukan lewat swadaya dan gotong royong para pedagang sendiri.
Menurut Eko, pedagang aktif bahkan diprioritaskan mendapatkan tempat relokasi tanpa dikenai biaya urunan. Sementara kontribusi pembangunan berasal dari pedagang yang sudah tidak aktif berjualan.
“Ini bentuk kebersamaan pedagang untuk mendukung penataan pasar,” katanya.
Di balik pembangunan yang masih berlangsung, aktivitas ekonomi di kawasan relokasi ternyata tetap hidup. Nilai transaksi disebut mencapai Rp20 miliar hingga Rp25 miliar setiap bulan.
Meski demikian, sejumlah pedagang masih mengeluhkan kondisi pasar yang belum terlalu ramai. Namun Diskopindag menilai hal itu wajar lantaran pembangunan bagian depan kawasan pasar masih berjalan.
“Nanti kalau bagian depan selesai dan akses jalan sudah bagus, otomatis pengunjung akan lebih ramai,” jelasnya.
Eko juga memastikan isu pengalihan aset pasar kepada pihak tertentu tidak benar. Seluruh aset Pasar Gadang disebut tetap menjadi milik Pemerintah Kota Malang.
“Tidak ada perpindahan aset ke perorangan. Semua tetap milik pemerintah,” tegasnya.
Pemkot Malang menargetkan seluruh pembangunan kawasan relokasi sementara Pasar Gadang dapat tuntas pada Juni 2026 bersamaan dengan dimulainya pengaspalan jalan di area tersebut. (bob)








