Rumah Sedekah NU Ajak 60 Anak Yatim Piatu Belanja Kebutuhan Lebaran di BSM Sengkaling

Rumah Sedekah NU bersama Gus Shodiq dan Abah Shofi saat menyantuni anak yatim piatu. (blok-a.com / M Berril Labiq)
Rumah Sedekah NU bersama Gus Shodiq dan Abah Shofi saat menyantuni anak yatim piatu (foto: Blok-a.com / M Berril Labiq)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Sebanyak 60 anak yatim dan dhuafa diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Bandung Super Model (BSM) Store, Jalan Raya Sengkaling No.190, Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Rumah Sedekah NU sebagai upaya membahagiakan anak-anak menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Inisiator Rumah Sedekah NU, KH. Noor Shodiq Askandar, atau Gus Shodiq, mengatakan kegiatan bertajuk berbelanja bersama anak yatim tersebut memiliki beberapa tujuan utama. Selain memberikan kebahagiaan menjelang Lebaran, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak dalam mengelola uang serta menumbuhkan mimpi untuk masa depan.

“Yang pertama tentu membahagiakan anak-anak yatim. Menjelang Lebaran mereka juga bisa merasakan hal yang sama seperti anak-anak lain, misalnya memakai pakaian baru,” ujar Gus Shodiq, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, setiap anak diberikan uang sebesar Rp250 ribu untuk berbelanja kebutuhan mereka. Anak-anak kemudian didampingi dalam proses memilih dan mengatur belanjaannya agar sesuai dengan nilai yang diberikan.

“Ini juga melatih mereka bertanggung jawab terhadap uang yang kita berikan. Selain itu kami ingin anak-anak ini memiliki mimpi yang sama dengan para pengusaha, sehingga ke depan mereka memiliki cita-cita menjadi orang yang sukses dan bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan sosial tersebut sangat penting. Dalam kegiatan ini turut terlibat berbagai elemen, mulai dari pengusaha, akademisi, hingga media. Di antaranya pemilik usaha Mie Kober, pemilik BSM H. Shofiyullah, para pengusaha lokal, serta sejumlah donatur yang menyalurkan bantuan melalui Rumah Sedekah NU.

Gus Shodiq juga menekankan pentingnya kepedulian sosial, khususnya bagi kalangan pengusaha. Ia mengingatkan bahwa dalam setiap harta terdapat hak bagi mereka yang membutuhkan.

“Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa pada setiap harta terdapat hak bagi orang yang meminta dan orang yang membutuhkan. Karena itu para pengusaha kita ingatkan untuk segera menunaikan hak tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, H. Shofiyullah, owner BSM, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku senang dapat menjadi bagian dari kegiatan sosial yang membahagiakan anak-anak yatim.

Ia mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi anak-anak untuk berbelanja di tokonya dengan nilai yang telah diberikan, bahkan jika ada kekurangan akan ditanggung oleh pihaknya.

“Yang penting adik-adik ini senang. Kita sebagai pengusaha memang harus sering berbagi, terutama kepada yatim piatu dan mereka yang membutuhkan,” kata Abah Sofi, sapaan akrabnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim tidak seharusnya hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap anak-anak tersebut kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita doakan mudah-mudahan mereka menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta bisa meraih cita-cita mereka di masa depan,” pungkasnya. (ber/ova)