Sebelum Relokasi, Pemkot Malang Akan Diskusi dengan Pedagang Gadang

Banyak pedagang di Pasar Gadang yang menggelar lapak di Jalan Pasar Gadang hingga kerap menyebabkan kepadatan kendaraan.
Sebelum Relokasi, Pemkot Malang Akan Diskusi dengan Pedagang Gadang

Kota Malang, Blok-a.com – Banyak pedagang di Pasar Gadang yang menggelar lapak di Jalan Pasar Gadang hingga kerap menyebabkan kepadatan kendaraan.

Tak hanya itu, pedagang yang memakan ruas jalan tersebut juga sering kali mengakibatkan sampah menumpuk di jalanan, dan saat hujan turun sampah yang terhanyut mengakibatkan genangan air.

Bahkan, jembatan sebelah timur Pasar Gadang yang seharusnya dimaksimalkan sebagai akses jalan juga kerap digunakan sebagai lahan parkir kendaraan pengunjung pasar.

Karena itu, Pemerintah Kota Malang berencana merelokasi sejumlah pedagang Pasar Gadang ke Terminal Hamid Rusdi yang tak jauh lokasinya dari pasar tersebut.

Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan rencana tersebut benar adanya, namun saat ini masih dalam proses yang bertahap.

Salah satu tahapan penting yang tak dapat dilewatkan adalah komunikasi langsung dengan para pedagang, agar rencana tersebut dapat lancar dilaksanakan.

“Nanti akan kita arahkan ke sana tapi kan untuk merelokasi pedagang itu kan harus ada tahapan-tahapan semacam itu, juga kita butuh ngobrol dan ngomong sama pedagang,” terangnya saat diwawancara awak media.

Eko menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Malang juga sedang melakukan pemetaan baik dalam sisi pedagang dan lokasi. Sehingga masih belum ditentukan siapa saja pedagang yang akan direlokasi dan lokasi tepat relokasinya.

“Oh itu, masih kita lakukan pemetaan-pemetaan ya, jadi belum pasti,” ujarnya.

Karenanya, proses relokasi ini tidak akan dilakukan secara mendadak atau dalam waktu dekat. Masih ada beebrapa proses yang harus dilakukan agar nantinya semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan.

Namun Eko tetap berharap para pedagang pasar dapat mendukung rencana Pemkot Malang ini agar lalu lintas di area tersebut dapat menjadi lebih lancar dan aman tanpa terganggu aktifitas pasar.

“Kecuali jualannya itu ada di lokasi Pasar, ini jualannya kan sudah di jalan. Memang kita harus banyak toleransi dan mengerti bahwa jalan itu harus dimanfaatkan,” tutur Eko.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com