blok-a.com – Dugaan korupsi beras bantuan sosial (Bansos) senilai 2.85 Triliun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pada 2022 silam terus dikupas oleh penggiat sosial, Rudi Valinka.
Dugaan korupsi beras Bansos tersebut berhasil dibeberkan oleh Rudi Valinka di akun twitter @kurawa. Dalam postingannya, dirinya menyantumkan foto beras yang membusuk, berwarna kuning dan sedikit hancur. Tentu, menurutnya beras tersebut tak layak konsumsi.
“(SINETWIT) Temuan Dugaan Korupsi Program Bansos Pemprov DKI tahun 2020 senilai Rp. 2.85 Triliun.!Hasil audit forensik Ernst & Young yang belum dibuka ke publik neh 😁. Karena data2nya ngeri2 sedap likes dulu yang banyak yah biar semangat ahh. Penampakan berasnya 🤯,” tulisanya di akun twitter @kurawa pada Senin, (9/01/2023).
Berawal dari postingan tersebut, hingga saat ini dugaan korupsi beras bansos itu ramai diperbincangkan oleh media sosial. Bahkan, pejabat yang terlibat pun buka suara.
Namun, lagi lagi akun @kurawa membantahnya, seperti tak mau kalah. Dirinya kembali membeberkan bukti yang dimiliki.
Dari akun @kurawa, Rudi Valinka memposting foto selembaran berita acara observsi yang menyatakan bahwa ada kegiatan kunjungan fisik ke Gudang Jak Grosir yang berlokasi di Pasar Induk Kramat Jati. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis, 17 Februari 2022 silam.
“Terkait penjelasan kepala BP BUMD DKI yang mengelak kalo beras itu bukan beras bansos maka saya tampilkan BUKTI dari Akuntan Publik kalo beras Rusak itu adalah Beras Bansos .. sudah expired sejak awal tahun 2022 lalu termasuk beberapa item donasi selain beras. Susah Ngeles bu 🙏,” tulisnya kembali pada Jumat (13/01/2023).
Tak hanya itu, dirinya juga menambahkan hasil foto dari kegiatan tersebut yang menemukan temuan beberapa barang yang tak layak konsumsi bahkan sudah melewati masa expired.
“Berikut foto2 beras dan komoditas bansos DKI 2020 yang rusak dan expired hasil stock opname akuntan publik pada awal Februari 2022 di 2 lokasi yaitu gudang jakGrosir dan dan Kawasan Industri Pulogadung. Semua ini ada di Laporan audit forensik yang sampai skr menghilang 🥳,” tulisnya.
Dari beberapa postingan akun @kurawa tersebut, berhasil menghebohkan media sosial. Hampir seluruh warganet mendukung penuh aksi yang dilakukan Rudi Valinka untuk mengupas isu dugaan korupsi beras Bansos tersebut.
“Gas pol jangan kasih kendor bang..✊,” tulis akun @dhiemas_rh**
“Lagi di Endus KPK bang, yg penting Endus dulu selanjutnya banyak opsi…,” tulis akun @Brave***
“Gue yakin usaha loe ini akan berhasil…👍🏻🥂,” tulis akun @w1nk**
(ptu/bob)



