Kabupaten Malang, blok-a.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang optimistis capaian pajak hiburan dan kesenian akan mencapai target 100 persen pada akhir tahun 2025. Keyakinan ini disampaikan oleh Kepala Bapenda Kabupaten Malang, I Made Arya Wedantara, mengingat meningkatnya aktivitas hiburan dan banyaknya event swasta yang digelar di berbagai wilayah.
“Dengan adanya event-event swasta ini kami sangat mendukung. Biasanya akhir tahun banyak kegiatan, jadi harapan kami capaian pajak hiburan bisa mencapai 100 persen sesuai perkiraan,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Made menyebutkan, hingga laporan terakhir, capaian pajak hiburan sudah berada di angka 93,58 persen, angka yang menurutnya menunjukkan tren positif dibanding tahun sebelumnya. Ia menilai geliat kegiatan masyarakat dan dunia event di Kabupaten Malang turut membantu optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak hiburan.
Namun begitu, Made mengakui masih ada beberapa tantangan, terutama terkait kesadaran para event organizer (EO) dalam melaporkan data secara benar dan transparan.
“Tantangannya biasanya di tingkat kesadaran EO untuk melaporkan apa adanya. Tapi sekarang kesadarannya sudah semakin tinggi, masing-masing EO sudah paham kewajibannya sebagai wajib pajak,” tuturnya.
Untuk memastikan pelaporan data hiburan berjalan akurat, Bapenda juga berkoordinasi dengan instansi vertikal, seperti kepolisian. Hal ini dilakukan untuk memverifikasi data penonton atau jumlah pengunjung dalam setiap acara.
“Kami selalu bersurat dengan Polres untuk minta data jumlah penonton. Jadi nanti bisa kami sesuaikan dengan laporan yang masuk dari penyelenggara,” kata Made.
Sementara itu, Made menambahkan capaian pendapatan pajak daerah pada ahun ini jauh lebih baik dibanding 2024, di mana saat itu kegiatan masyarakat masih belum seramai sekarang.
“Tahun ini sangat bagus, capaian sampai 87 persen itu luar biasa. Mudah-mudahan bisa terus bertahan dan meningkat tahun depan,” ujarnya.
Terkait target pajak tahun depan, Made menyebut masih dalam tahap pembahasan internal. Ia berharap tren positif tahun ini dapat berlanjut dengan dukungan masyarakat dan penyelenggara hiburan.
“Target tahun depan masih kami bahas, tapi yang jelas kami akan terus menjemput pajak di lapangan dan memaksimalkan potensi dari kegiatan hiburan dan pariwisata,” pungkasnya. (yog/bob)








