Bupati Rini Syarifah Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Alun-alun Kanigoro Blitar

Bupati Blitar Rini Syarifah pimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kanigoro. (blok-a.com/Fajar)
Bupati Blitar Rini Syarifah pimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kanigoro. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kanigoro.

Upacara bendera yang digelar Sabtu, 17 Agustus 2024 tersebut, dipimpin langsung Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rini Syarifah mengingatkan, bahwa Republik Indonesia telah mengalami 79 tahun perjuangan yang penuh dengan pengorbanan dan pencapaian.

Namun bangsa Indonesia, termasuk Kabupaten Blitar masih menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan perjuangan bersama, gotong royong, kolaborasi dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

“Tantangan yang harus kita tuntaskan antara lain pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, stunting, pengangguran, infrastruktur dan masalah sosial lainnya,” kata Rini Syarifah dalam amanatnya.

Selama tahun 2019-2023, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar bersifat fluktuatif dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 3,10 persen per tahun.

Pada tahun 2022, mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 10 tahun terakhir yaitu mencapai 5,20 persen. Namun pada tahun 2023 mengalami perlambatan dengan pertumbuhan ekonomi 4,45 persen, lebih rendah dari tahun sebelumnya.

“Hal ini juga terjadi pada skala provinsi dan nasional. Dan untuk tahun 2024, pertumbuhan ekonomi ditargetkan naik sebesar 5,32 persen,” jelas Rini Syarifah.

Lebih lanjut Mak Rini, sapaan akrab Bupati Blitar menandaskan, sementara untuk tingkat kemiskinan di Kabupaten Blitar per Maret 2024 dapat ditekan dari 8,69 persen menjadi 8,16 persen.

Sedangkan untuk Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) tahun 2023 turun menjadi 4,91 persen dan target penurunan sampai akhir tahun 2024 sebesar 4,5 persen.

Terkait angka prevalensi stunting secara nasional ditargetkan dapat turun menjadi 14 persen di tahun 2024. Di Kabupaten Blitar, berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia, tahun 2022 prevalensi stunting mencapai angka 14,3 persen dan Tahun 2023 naik 6 persen, sehingga menjadi 20,3 persen.

“Masih banyak pekerjaan yang harus kita tuntaskan demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang merdeka dari stunting, kemiskinan, pengangguran dan persoalan lainnya,” tandasnya.

Untuk itu, tambah Mak Rini, perlu perjuangan dan dukungan semua pihak.

“Karena memang perjuangan adalah pelajaran berharga yang harus dipegang teguh oleh seluruh rakyat Indonesia, oleh kita semua,” imbuhnya.

Mak Rini menyampailan, tema HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 adalah “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.

“Di mana ‘Nusantara Baru’ untuk membangun identitas nasional yang lebih kuat dan bersatu, serta menegaskan kembali peran penting Indonesia di kancah global. Dan ‘Indonesia Maju’ menekankan tekad bangsa untuk terus berkembang di berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, maupun teknologi,” jelasnya.

Tema ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’ juga menekankan pentingnya persatuan dan kesetaraan dalam membangun bangsa. Hal ini terlihat dari filosofi logo HUT RI ke-79 yang menggambarkan dua tangan yang menyatu sebagai simbol persatuan masyarakat Indonesia, meskipun memiliki perbedaan pendapat.

“Untuk itu dalam kesempatan ini saya minta seluruh masyarakat Kabupaten Blitar tetap bersatu, guyub rukun dalam menghadapi Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 27 Nopember 2024 mendatang. Saya minta, jadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 ini, sebagai semangat untuk mensukseskan Pilkada Serentak yang demokratis, harmoni, dan membahagiakan,” pungkas orang nomor satu di jajaran Pemkab Blitar ini. (jar/adv/kmf)

Exit mobile version