Kota Malang, blok-a.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang ke-110 dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit Tuberkulosis (TBC), Dinas Kesehatan Kota Malang melaksanakan Gebyar Hari TB Sedunia di kawasan Car Free Day Jalan Ijen Kota Malang.
Dalam kegiatan ini Dinkes Kota Malang menginformasikan peluncuran aplikasi Dashboard Support System (DSS) TBC sebagai upaya memerangi penyakit dengan tingkat fatalitas tertinggi kedua di Indonesia itu.
“Aplikasi ini merupakan aplikasi milik Kota Malang yang bersumber dari aplikasi SIstem Informasi Tuberkulosis milik Kementrian Kesehatan untuk memonitor dan pengambilan kebijakan program pemberantasan TBC di Kota Malang,” terang Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat yang berpartisipasi dalam acara tersebut.
Peluncuran DSS sendiri menjadi titik balik pemerangan TBC di Kota Malang. Dengan adanya DSS ini, warga Kota Malang dapat mendeteksi di wiliayah mana saja yang tinggi angka pengidapnya dan penanganan yang telah dilakukan oleh Dinkes Kota Malang.
“Jadi dengan adanya system informasi tersebut, kita akan langsung mengetahui sejauh mana penanganan dan progress yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.
Wahyu menerangkan, aplikasi ini membantu semua pihak memantau informasi dan angka-angka terkait TBC di Kota Malang.
“Dari dashboardnya bisa terlihat mereka yang sudah mendapatkan perawatan dan terduga atau sempat terduga, dan angka-angka yang terobati. Kita jjuga bisa melihat secara langsung terkait penanganan dari Dinas Kesehatan,” terang Wahyu.
Wahyu tak lupa memberikan apresiasinya kepada Dinkes Kota Malang atas usah memerangi penyakit menular ini di wilayahnya.
“Langkah-langkah telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk menekan ini. Dan dari data juga sudah terbukti,” terang Wahyu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif menyampaikan bahwa informasi yang mutakhir terkait TBC di masing-masing wilayah Kota Malang, hingga tingkat kelurahan, dari DSS ini penting.
“Dengan DSS ini kami bisa meliihat secara realita dan update, data dari masing-masing wilayah yang dipetakan per kelurahan. Ini untuk memberikan tindak lanjut dan kebijakan terhadap penanggulanngan penyakit TBC,” jelasnya.




