Pagar Pengamanan di Jembatan Soehat Malang Dinilai Efektif Cegah Bunuh Diri

Jembatan Suhat Dipasang Pagar Pembatas Anti Bunuh Diri
Jembatan Suhat Dipasang Pagar Pembatas Anti Bunuh Diri

Kota Malang, blok-a.com – Kasus bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan kembali terulang di Kota Malang. Kali ini lokasinya diduga berada Jembatan Tunggulmas. Seorang perempuan diduga melompat dari atas jembatan tersebut.

Kabar yang berkembang di masyarakat, ada yang mengatakan bahwa perempuan itu sempat terlihat di sekitar Jembatan Soekarno-Hatta beberapa waktu sebelum ditemukan, sehingga ada spekulasi bahwa sebelumnya ia berencana melompat dari Jembatan Soehat.

Dalam sebuah unggahan di akun media sosial X dengan username @Miniemonimo0, disampaikan bahwa, “Tadi abis liat di fb, ada videonya, pas di area Jembatan Soehat ada yang ngamanin, jadi nggak jadi di Jembatan Soehat, ternyata malah ke sini. Persis banget dari baju, celana sama bentuk tubuhnya, mbak nya nangis.”

Dalam cuitan lain dari akun @kayaknya_sih, disampaikan bahwa, “Di postingan sebelah, Ada yang melihat mbaknya sejak jam 10an, ada yang melihat tatapannya kosong, ada yang melihat kejadian kemarin di Jembatan Soehat. Kok tidak ada yang membantu atau melaporkan? Ayo lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Doa terbaik untuk almarhum/almarhumah.”

Dengan asumsi scenario tersebut benar terjadi, tentu ada andil pagar pengaman yang terpasang di Jembatan Soehat sejak Desember 2023 lalu untuk mencegah aksi melompat dari jembatan.

Terkait hal ini, Kasi Pemeliharaan UPT PJJ Malang DPU Bina Marga Jawa Timur Samsul WIdjajanto mengatakan bahwa pemasangan pagar pembatas di jembatan Soehat Kota Malang tersebut dinilai dapat mencegah orang untuk bunuh diri dengan melompat.

“Ya, pemasangan pagar pembatas di Jembatan Soehat tersebut efektif dalam mencegah pejalan kaki untuk jatuh,” ujarnya.

Sebelum pagar pembatas tersebut terpasang, Jembatan Soekarno-Hatta memang sempat beberapa kali menjadi lokasi percobaan bunuh diri. 

Kasus yang paling menghebohkan adalah seorang pria yang tiga kali mencoba bunuh diri dengan cara melompat pada pertengahan tahun lalu. Usahanya yang ketiga menjadi akhir ceritanya.

Namun sejak dipasangnya pagar pembatas tersebut, tidak terdengar lagi adanya kasus percobaan bunuh diri dengan cara melompat, karena pagar pembatas tersebut memang relative tinggi dan rapat.

Bahkan untuk memanjat ke atas pagar pun dibutuhkan waktu dan usaha yang cukup, bagi orang lain untuk menyadari niat melompat seseorang dan mencegahnya untuk melancarkan aksi itu. (art/bob)

Exit mobile version