Pemkab Malang Gelar Rakor Percepatan Program MBG

Rakor tim percepatan MBG Kabupaten Malang bersama Satgas MBG dan Kepala SPPG guna mendorong percepatan program ini (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Rakor tim percepatan MBG Kabupaten Malang bersama Satgas MBG dan Kepala SPPG guna mendorong percepatan program ini (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui tim percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibentuk oleh Bupati Malang, HM. Sanusi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini diikuti oleh Satgas MBG, Kepala SPPG, serta para mitra pelaksana guna memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam pelaksanaan program nasional tersebut pada Jumat (7/11/2025) di Pendopo Agung Malang.

Sekretaris I, Mahila Surya Dewi, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas MBG memiliki beberapa tujuan strategis.

“Pertama, Satgas MBG dibentuk untuk mempercepat, mengkoordinasikan, dan memastikan pelaksanaan makan bergizi gratis berjalan efektif dan transparan,” ujarnya.

Selain itu, Mahila menambahkan, tujuan lainnya yakni menyediakan makanan bergizi gratis bagi siswa dan kelompok rentan, meningkatkan ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat Kabupaten Malang, serta mengoptimalkan potensi pangan lokal.

“Satgas juga berperan untuk mendorong kerja bersama dengan UMKM, KMP, BUMDes, BUMDesma, petani, hingga peternak. Dan tentu, program ini diharapkan bisa mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesehatan anak-anak sekolah,” jelas Mahila yang juga menjabat sebagai Kepala DKP Kabupaten Malang.

Berdasarkan data tim percepatan, saat ini terdapat 87 SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi) yang sudah berjalan, sementara 23 lainnya sedang dalam tahap persiapan, dengan total 110 SPPG dari target keseluruhan 233 satuan. Dari target 698.855 penerima manfaat, hingga kini telah terealisasi 251.510 orang.

“Untuk sertifikat layak higienis sanitasi (SLHS), dari 110 SPPG, sebanyak 35 sudah terbit, sementara 50 lainnya sedang berproses,” papar Mahila.

Dalam rakor tersebut, juga akan hadir tiga narasumber utama, yaitu dari Bappeda Kabupaten Malang yang membawakan tema ‘Pemetaan Potensi Pangan Strategis sebagai Basis Pemberdayaan Pelaku Usaha Lokal’, kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Peran Sehat dan Aman melalui Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS)’, serta Kepala SPPG Tirtomoyo Pakis yang berbicara tentang ‘Inovasi Menu MBG melalui Kolaborasi Kemitraan Strategis untuk Menjaga Food Waste dan Meningkatkan Kesehatan Masyarakat’.

Mahila menambahkan, kegiatan tersebut nantinya akan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara mitra MBG dan Kepala SPPG.

“Penandatanganan komitmen ini menjadi bentuk kesepakatan bersama untuk menggunakan produk pangan lokal dalam pelaksanaan program MBG,” tegasnya.

Melalui langkah ini, tim percepatan MBG Kabupaten Malang berharap pelaksanaan MBG tidak hanya memperbaiki asupan gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil tani dan produk UMKM setempat. (yog/bob)

Exit mobile version