Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melantik sekaligus memberikan pembinaan kepada pengurus Asosiasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Malang, sebagai upaya mendorong pengelolaan air bersih yang lebih profesional dan berkelanjutan. Pelantikan ini digelar di Ruang Graha Utama DPUPRPKP Kota Malang pada Senin (6/4/2026).
Wahyu menyampaikan, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan SPAM kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai pelengkap layanan Perumda Tugu Tirta.
“Ini pelantikan pengurus SPAM Kota Malang yang pertama, sekaligus pembinaan. Tujuannya agar mereka lebih profesional dalam mengelola SPAM, menjaga debit air, serta kualitas air yang disalurkan ke masyarakat,” ujar Wahyu.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sebanyak 47 SPAM yang tersebar di Kota Malang yang berkolaborasi dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Menurut Wahyu, leberadaan SPAM dinilai strategis dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.
“Total ada 47 SPAM. Ini menjadi bagian penting dalam melengkapi layanan yang sudah dilakukan oleh Perumda Tugu Tirta,” imbuhnya.
Dalam acara tersebut, pengurus SPAM Kota Malang mengeluhkan mengenai pajak air bawah tanah. Menjawab itu, Wahyu memastikan pemerintah akan melakukan kajian mendalam tanpa menyalahi regulasi yang berlaku.
“Memang ada aturan Perda dan Undang-Undangnya. Keluhan itu akan kita kaji agar ada kepastian nilai, tentu tanpa melanggar ketentuan. Jika memungkinkan dan disetujui pusat serta provinsi, akan kita sesuaikan,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, selama SPAM dikelola secara profesional dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, keberadaannya tidak akan mengganggu ketersediaan air tanah.
“Kalau dikelola dengan baik dan menjaga lingkungan, ini justru bisa membantu pelayanan air bersih. SPAM ini sifatnya melengkapi, bukan menggantikan,” pungkasnya. (yog/bob)








