Kota Malang, blok-a.com – Tahun 2024 menjadi momentum krusial bagi Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam mewujudkan visinya “4 Sehat 5 Sempurna”. Langkahnya yang terkini mengarah pada pengoptimalan anggaran untuk sektor kesehatan dan pendidikan sebagai fokus utama di Kota Malang.
Dalam upaya mencapai target ini, Wahyu secara khusus menyoroti dua dinas vital di Kota Malang, yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Pengeluaran wajib, atau mandatory spending, menjadi landasan kebijakan fiskal untuk mengurangi disparitas sosial.
Wahyu mengatakan akan mengalokasikan anggaran secara optimal, khususnya untuk menangani isu kesehatan dan meningkatkan mutu pendidikan di Kota Malang.
Di Dinas Kesehatan, ia mengapresiasi capaian positif dengan persentase 11,11 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
“Dari data yang ada, mandatory spending di dinas kesehatan sudah melebihi 10 persen. Tahun 2023 lalu di angka 11,44 (P-APBD). Hasilnya jelas, angka stunting bisa terus di tekan, pelayanan baik di Labkesda, RSUD dan Puskesmas juga maksimal, 15 puskemas juga sudah masuk kategori paripurna, ini hasil yang bagus,” terangnya.
Fokusnya adalah pada penanganan stunting dan perbaikan pelayanan kesehatan masyarakat. Wahyu mendorong perlunya mempertahankan prestasi positif dari tahun sebelumnya, yang sudah melebihi target dengan persentase 11,44 persen.
Sementata pada kunjungannya ke Dinas Pendidikan, Wahyu memperlihatkan perhatiannya terhadap prioritas anggaran. Dengan persentase 24,88 persen dari APBD tahun 2024, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, hal ini mendukung komitmen pemerintah kota dalam mengutamakan pendidikan sebagai hak dasar yang harus dijamin.
“Sama seperti di Dinas Kesehatan, saya juga mengapresiasi upaya dinas pendidikan. Prosentase nya 24,88 persen dan naik dibanding tahun lalu. Ini yang saya apresiasi, artinya komitmen saya dan pemerintah Kota Malang untuk memajukan pendidikan benar-benar dilaksanakan,” tuturnya.
Ia menegaskan pentingnya fokus pada aspek-aspek krusial, terutama peningkatan kualitas pendidikan melalui kurikulum yang terkini. Melalui langkah-langkah ini, Wahyu memastikan bahwa anggaran untuk kesehatan dan pendidikan menjadi inti dari pembangunan yang merata.
Visinya menempatkan kesehatan dan pendidikan sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Malang. Dengan mengalokasikan sumber daya secara strategis, Wahyu berkomitmen untuk menciptakan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan dan pendidikan masyarakat kota tersebut. (mg3/bob)




