Proyek Jalan Gondanglegi–Balekambang Dikebut, Akhir 2026 Ditarget Rampung Total

Tinjauan Bupati Malang, Sanusi beserta jajaran ke pengerjaan fisik proyek strategis infrastuktur Jalan Gondanglegi - Balekambang di Kecamatan Gondanglegi (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Tinjauan Bupati Malang, Sanusi beserta jajaran ke pengerjaan fisik proyek strategis infrastuktur Jalan Gondanglegi - Balekambang di Kecamatan Gondanglegi (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Proyek peningkatan Jalan Gondanglegi–Balekambang terus dipercepat dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir 2026. Setelah sempat terkendala proses pembebasan lahan, ruas jalan menuju kawasan wisata Pantai Balekambang itu diproyeksikan sudah bisa dilalui secara optimal mulai awal 2027.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, secara keseluruhan progres pembangunan telah melampaui 70 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada sejumlah titik yang sebelumnya belum dapat dikerjakan, termasuk beberapa jembatan dan ruas yang menunggu penyelesaian pembebasan lahan.

“Jembatan yang sedang dibangun tersebut dibuatkan jembatan replikasi sebagai pengganti sementara. Nanti juga akan tetap dibangun jembatan satu jalur seperti sebelumnya,” ujarnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, arus lalu lintas tetap dibuka menggunakan jembatan sementara. Namun, kendaraan harus bergantian melintas karena lebar jembatan hanya sekitar empat meter.

“Progres pembangunan jalan keseluruhan sudah lebih dari 70 persen,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Oong ini menjelaskan, pekerjaan yang masih berlangsung saat ini merupakan penyempurnaan di sejumlah lokasi yang sebelumnya tertunda akibat persoalan lahan.

“Bagian yang belum selesai itu spot-spot. Misalnya bagian jalan yang lahannya belum dibebaskan, dulu itu ditinggal dulu. Sekarang mau disempurnakan,” tuturnya.

Ia menyebut, sebelumnya terdapat ratusan bidang tanah di Lot A yang belum bisa dibebaskan karena masih dalam proses penyelesaian. Setelah penetapan lokasi (penlok) diterbitkan, jumlah bidang yang belum bebas kini tersisa kurang dari 100 bidang dan ditargetkan segera tuntas.

Proyek peningkatan jalan nasional tersebut terbagi menjadi dua paket pekerjaan. Lot A mencakup ruas Gondanglegi–Wonokerto sepanjang sekitar 16 kilometer dengan nilai anggaran sekitar Rp168,7 miliar. Sementara Lot B menghubungkan Wonokerto hingga Balekambang sepanjang 14,48 kilometer dengan anggaran sekitar Rp175 miliar.

Secara keseluruhan, panjang jalan yang ditingkatkan mencapai sekitar 30,48 kilometer.

Selain meningkatkan kualitas badan jalan, proyek ini juga mencakup pelebaran ruas hingga 13 meter. Lebar tersebut terdiri dari badan jalan beserta bahu jalan sekitar 11 meter, ditambah saluran drainase di kedua sisi menggunakan sistem u-ditch.

Pemerintah Kabupaten Malang berharap proyek tersebut mampu memperlancar akses menuju kawasan wisata Pantai Balekambang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta menciptakan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata dan usaha masyarakat di wilayah Malang Selatan. (yog/bob)

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.
Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.