Kota Malang, blok-a.com – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang menggelar kegiatan sosial bertajuk “Menyapa Hati UIBU Berbagi 2026” dengan melibatkan ratusan anak dari sejumlah panti asuhan di Kota dan Kabupaten Malang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial kampus kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
Rektor UIBU Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan Heppiee Menyapa Hati UIBU Berbagi ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Ini bagian dari upaya kampus untuk terus menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan ratusan anak dari berbagai panti asuhan menjadi momentum bagi civitas akademika UIBU untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pengurus panti asuhan yang hadir.
Salah satunya disampaikan Taufik Hidayatullah, pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Malang. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak panti.
“Donasi ini nantinya akan kami berikan langsung kepada anak-anak dan digunakan untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan,” kata Taufik.
Ia menjelaskan, Panti Asuhan Muhammadiyah Malang yang berada di kawasan Bareng saat ini mengasuh sekitar 56 anak. Sebanyak 25 anak tinggal di asrama laki-laki, sementara lainnya tinggal di luar asrama, termasuk sembilan anak perempuan.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sangat berarti bagi keberlangsungan pengasuhan anak-anak di panti.
“Semoga kebaikan ini membawa keberkahan dan seluruh pihak yang terlibat diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, kegiatan tersebut mengundang tujuh panti asuhan dari wilayah Kota dan Kabupaten Malang.
Total peserta yang dijadwalkan hadir mencapai 225 anak panti asuhan dengan 32 pendamping.
Beberapa panti asuhan yang ikut berpartisipasi di antaranya Panti Asuhan Muhammadiyah, Yayasan Al-Kahfi, Panti Asuhan Taslimiyah Bululawang, Panti Asuhan Al-Kahfi Cabang Malang, Ponpes Darul Hidayah, Panti Asuhan Salman, serta Yayasan Bhakti Luhur.
Secara keseluruhan, kegiatan ini diperkirakan melibatkan lebih dari 250 peserta, termasuk anak-anak panti, pendamping, dan panitia.
Melalui kegiatan ini, UIBU berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat. (bob)








