UNISMA Perkuat Langkah Menuju Kampus Kelas Dunia, Tambah Dua Prodi Baru dan Perluas Kerja Sama Internasional

UNISMA perkuat langkah menuju kampus kelas dunia, tambah dua prodi baru dan perluas kerja sama internasional (foto: Blok-a.com/Zulkaria Irawan)
UNISMA perkuat langkah menuju kampus kelas dunia, tambah dua prodi baru dan perluas kerja sama internasional (foto: Blok-a.com/Zulkaria Irawan)

Kota Malang, Blok-a.com — Universitas Islam Malang terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berkelas dunia melalui penguatan kerja sama internasional hingga penambahan dua program studi baru.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi mengatakan, kampus terus mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional sebagai bagian dari pengembangan akademik.

“Tentu guru besar itu kita harapkan lebih banyak berkontribusi pada upaya untuk melesatkan UNISMA untuk menjadi perguruan tinggi yang berkelas dunia,” katanya.

Karena itu, pihak kampus terus memperkuat penelitian dan publikasi di jurnal internasional.

“Oleh karena itu, research-researchnya, publikasi-publikasinya itu kita harapkan memang lebih banyak pada jurnal-jurnal internasional,” lanjutnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, UNISMA juga aktif merealisasikan berbagai kerja sama internasional. Salah satunya kerja sama dengan St. John’s University melalui program joint degree 2 plus 2 dan 3 plus 1.

“Mahasiswa kami sekarang sudah duduk di semester akhir. Sehingga sekarang mereka sudah akan ujian akhir, kemudian informasi dari sana akan segera diwisuda, karena setelah itu mereka akan bekerja di Taiwan selama dua tahun,” jelasnya.

Selain itu, UNISMA juga memberangkatkan dua mahasiswa Fakultas Peternakan ke Kaohsiung Medical University. Dalam rangka mengikuti program Taiwan Experiential Education Program (TEEP). Program ini akan berlangsung selama tiga bulan dengan beasiswa penuh dari pemerintah Taiwan.

“Mereka akan belajar sebagai tenaga ahli di lab peternakan selama tiga bulan di Taiwan,” katanya.

Tak hanya dengan Taiwan, UNISMA juga memperluas jejaring internasional ke Afrika melalui kerja sama dengan Madonna University.

“Mereka ingin belajar banyak dari kita,” ujar Prof Junaidi terkait pengembangan produksi dan pengolahan singkong pascapanen.

Ia menjelaskan, pihak Madonna University tertarik mempelajari pengolahan singkong menjadi berbagai produk makanan yang selama ini telah dikembangkan di UNISMA.

Selain kerja sama internasional, UNISMA juga resmi membuka dua program studi baru yang membuat total program studi di kampus tersebut kini mencapai 40.

Program pertama yakni Sarjana Sains Lingkungan yang memperoleh izin operasional dari pemerintah tertanggal 6 Maret 2026.

“Untuk program studi sains lingkungan ini di Indonesia tidak banyak. Hanya ada sekitar 8 perguruan tinggi yang diberi amanah untuk menyelenggarakan program studi itu di tingkat sarjana,” terang Prof Junaidi.

Program kedua adalah Magister Pertanian Berkelanjutan yang mendapatkan surat keputusan operasional pada 5 Mei 2026.

“Kalau yang berbunyi pertanian berkelanjutan masih belum ada,” ungkapnya saat sesi wawancara.

Dengan demikian, UNISMA menjadi satu-satunya kampus di Malang yang memiliki Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan.

Menurut Junaidi, kedua program studi tersebut memiliki prospek yang sangat baik. Pasalnya, kebutuhan tenaga ahli di bidang lingkungan dan pertanian berkelanjutan terus meningkat.

“Permasalahan lingkungan di kita itu sangat serius sehingga prospeknya sangat bagus,” ujarnya.

Sementara untuk bidang pertanian berkelanjutan, ia menilai pilihan studi lanjut di Indonesia masih sangat terbatas.

“Mahasiswa sarjana dari pertanian itu pada saat akan melanjutkan itu mencari bidang ilmu tentang pertanian yang berkelanjutan sustainable agriculture itu tidak banyak pilihannya,” katanya.

UNISMA menargetkan penerimaan minimal 50 mahasiswa untuk Program Studi Sains Lingkungan dan 25 mahasiswa untuk Magister Pertanian Berkelanjutan pada tahun akademik 2026–2027.

“Kita targetkan minimal 50 dulu, sedangkan yang magister minimal 25 dulu,” pungkasnya. (zul/ova)

Exit mobile version