Dugaan Pengeroyokan Siswa SMP di Kota Batu, Sebelum Tewas Mengeluh Pusing

Dugaan Pengeroyokan Siswa SMP di Kota Batu, Sebelum Tewas Mengeluh Pusing
Tangkapan layar dugaan pengeroyokan yang menimpa siswa SMP di Kota Batu hingga tewas (dok. WA Grup)

Kota Batu, blok-a.comSiswa SMP di Kota Batu meninggal dunia karena dugaan pengeroyokan oleh teman sekolahnya.

Informasi didapatkan media ini korban pengeroyokan diketahui bernama RKA (14) siswa SMP Negeri di Kota Batu. RKA sendiri berasal di Kecamatan Batu Kota Batu.

Kakek RKA, Samiari (59) menjelaskan, cucunya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD Karsa Husada Kota Batu pada Jumat (31/5/2024). RKA mengalami luka di kepala yang diduga didapt dari pengeroyokan oleh teman sekolahnua.

“Cucunya saya yang masih duduk dikelas 7 di SMPN 2 Kota Batu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Jumat, 31 Mei 2024. Korban mengalami luka di bagian kepala setelah diduga mendapatkan pengroyokan dan pemukulan yang dilakukan teman sekolah,” kata Samiari kepada awak media, Jumat (31/5/2024).

Samiari menambahkan, dia tidak mengegtahui persis dugaan pengeroyokan itu. Dia hanya mengetahui bahwa RKA sejak pulang dari kerja kelompok di Jalan Pandan Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada Sabtu (25/5/2024) kemarin mengalami pusing. RKA diantar oleh ibunya ke tempat kerja kelompok itu.

“Saat waktunya pulang cucu saya terlihat biasa saja, baru pada esok harinya cucu saya mengaku pusing kepalanya mulai sejak Minggu, 26 Mei 2024,” bebernya.

Ditambahkan Samiari, berdasarkan keterangan teman-temannya, korban sempat menceritakan jika saat pulang kerja kelompok tersebut dirinya dipukuli oleh temannya. RKA dibawa menggunakan sepeda motor ke suatu tempat dan kembali lagi dikeroyok dan dihajar.

“Awalnya cucunya tidak mengaku jika dikeroyok. Dan baru tadi pagi, korban bercerita jika kepalanya pusing terus menerus itu karena dikeroyok teman-teman saat kerja kelompok, karena pusing tak kunjung sembuh akhirnya korban dibawa ke rumah sakit dan diketahui meninggal dunia,” jelasnya.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo mengatakan jika pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Izin masih kita dalami, jika ada perkembangan segera saya kabari,” pungkasnya. (ags/bob)