Kabupaten Malang, blok-a.com – Aksi percobaan perampokan bersenjata terjadi di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Sebuah toko buah yang berada di Desa Talok, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, menjadi sasaran dua pelaku pada Rabu (18/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, dua orang pria datang dan masuk ke dalam toko sekitar pukul 15.39 WIB saat kondisi toko tidak terlalu ramai.
Tak lama setelah berada di dalam toko, salah satu pelaku terlihat langsung mengeluarkan senjata tajam dan menodongkannya ke arah seorang perempuan yang berada di balik meja penjualan. Pelaku diduga berupaya mengintimidasi korban agar menyerahkan uang maupun barang berharga.
Korban yang terkejut dan ketakutan spontan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut membuat situasi menjadi panik. Kedua pelaku yang diduga tidak siap menghadapi reaksi korban akhirnya membatalkan aksinya dan buru-buru melarikan diri dari lokasi tanpa sempat membawa barang apa pun.
Berdasarkan informasi awal, korban tidak mengalami luka fisik, namun sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban sempat keluar rumah, namun pelaku sudah lebih dahulu kabur menggunakan kendaraan yang belum diketahui jenis dan nomor polisinya.
Kasus ini telah ditangani aparat kepolisian. Tim dari Polres Malang bersama Polsek Turen turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
Selain itu, petugas dari Satreskrim Polres Malang juga melakukan analisis rekaman CCTV guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
“Kejadian tersebut saat ini telah ditangani oleh Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Turen. Personel telah melakukan olah TKP serta analisis rekaman CCTV, dan saat ini pelaku masih dalam proses pengejaran,” ujar Kasihumas Polres Malang, Bambang Subinajar saat dikonfirmasi.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain serta motif aksi tersebut, termasuk apakah para pelaku sudah lebih dulu mengincar lokasi atau hanya melakukan aksi secara spontan.
Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Polisi juga meminta warga yang memiliki rekaman kamera pengawas tambahan di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan.
Hingga kini, kedua pelaku masih dalam pengejaran petugas. (yog)








