Kota Malang, blok-a.com – Seorang sopir angkot ditemukan meninggal dunia di musala terminal Hamid Rusdi Kota Malang, Kamis (4/4/2024) pagi tadi.
Sopir angkot bernama Budi Purwito (71) meninggal dunia saat itikaf pagi hari di musala yang terletak di Jalan Mayjend Sungkono Kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Budi sendiri diketahui adalah warga Jalan Kemantren I Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.

Kapolsek Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo mengatakan bahwa diketahuinya sopir itu meninggal dunia saat petugas kebersihan hendak membersihkan musala.
Awalnya terlihat korban diduga sedang tidur. Sebab posisinya sudah terlentang saat ditemukan di musala tersebut.
Namun saat dibangunkan, sopir tersebut tidak merespon. Akhirnya petugas kebersihan itu meminta tolong petugas Dishub di lokasi.
“Saat dicek, ternyata korban sudah tidak bernapas,” ujar AKP Efendi, Kamis (4/4/2024).
Ketika diketahui korban tidak bernapas, petugas Dishub di Terminal Hamid Rusdi menghubungi polisi di sekitar Kelurahan Wonokoyo.
“20 menit kemudian petugas kepolisian dari Polsek Kedungkandang. Inafis Polresta Malang Kota dan tim ambulan dari relawan Malang merapat ke lokasi,” jelasnya.
Petugas medis dari relawan memeriksa tubuh korban dan dipastikan korban sudah meninggal.
“Kemudian, petugas langsung melakukan identifikasi dan mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA),” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga saat di kamar jenazah RSSA Kota Malang, kalau korban sudah lama memilki riwayat penyakit diabetes.
“Dari keterangan sang anak, korban mengidap penyakit diabetes cukup lama. Disamping itu, korban jarang sekali pulang dan beristirahat di rumah,” ungkapnya.
Atas persetujuan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan autopsi.
“Setelah menyampaikan surat tidak berkenan dilakukan autopsi, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan,” pungkasnya. (ags/bob)








