Anggota DPRD Provinsi Jatim Ikut Kontestasi Cabup Blitar Lewat PDIP

FOTO : Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Blitar. (Foto : blok-a.com/Fajar)
FOTO : Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Blitar. (Foto : blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati (Cabup) Blitar, Sabtu (11/05/2024).


Kedatangan Guntur Wahono di Kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar tersebut, diiringi dengan suara gemuruh gamelan yang dilakukan ratusan seniman jaranan dan seni tiban.

Guntur Wahono yang merupakan kader PDIP bersama pendukungnya, disambut ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar, Rijanto bersama pengurus lainnya.

“Ini langkah serius kami untuk merebut kembali birokrasi Pemerintah Kabupaten Blitar. Siapapun nanti yang mendapatkan rekomendasi kita akan all out memdukungnya,” kata Guntur Wahono.

Jika nantinya Guntur terpilih menjadi Bupati Blitar, langkah awal yang akan dilakukan adalah akan mengecat pendopo (rumah dinas Bupati) dengan warna merah. Ide Guntur tersebut diamini ratusan pendukungnya dengan teriakan “merdeka, hidup Guntur”.

“Bukan hanya rumah dinas, namun seluruh kantor dinas di Kabupaten Blitar akan saya instruksikan untuk dicat merah. Ini sebagai simbol perjuangan masyarakat Kabupaten Blitar,” tandasnya.

Guntur Wahono mengaku, jika dirinya maju sebagai Cabup melalui PDIP di Pilbup 2024 ini karena pemerintahan Kabupaten Blitar dibawah Bupati Rini Syarifah tidak menunjukkan kemajuan yang dirasakan masyarakat. Terutama pembangunan di Blitar Selatan.

“Terkait rekomendasi saya serahkan kepada keputusan DPP.
Sebagai kader PDI Perjuangan, saya akan mematuhi aturan partai. Jika rekomendasi DPP turun, saya segera akan melakukan sosialisasi visi misi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Rojanto mengatakan, hingga saat ini, sudah ada 13 kandidat yang telah mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.

“Harapan kami seluruh kandidat segera mengembalikan formulir pendaftaran, agar kami lanjutkan kepada DPD dan DPP. Kami di PDI Perjuangan tidak sabar untuk memenangkan Pilkada tahun 2024 memdatang,” kata Rijanto.

Rijanto menambahkan, sesuai dengan instruksi DPP PDI Perjuangan, bahwa DPC hanya bertugas menghimpun kandindat pendaftar dan melaporkan ke DPD dan DPP untuk nantinya diputuskan siapa yang mendapatkan rekomendasi.

“Setelah kita tutup akan kita laporkan ke DPD dan DPP. Kemudian siapapun yang mendapat rekom maka itulah calon yg wajib kita menangkan,” pungkas mantan Bupati Blitar. (jar)

Exit mobile version