Baliho Calegnya Dirusak, Gerindra Blitar Akan Buat Laporan Hukum

APK milik Tomi Gandhi Sasongko (TGS) caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dirusak orang tak dikenal di Jalan Sumba Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)
APK milik Tomi Gandhi Sasongko (TGS) caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dirusak orang tak dikenal di Jalan Sumba Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Tim advokasi hukum Partai Gerindra Blitar akan melaporkan terkait kasus perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik salah satu calegnya, Tomi Gandhi Sasongko (TGS) yang juga caleg DPRD Provinsi Jawa Timur.

APK tersebut dirusak orang tak dikenal di Jalan Sumba Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Pantauan di lokasi, baliho caleg Provinsi Jawa Timur Dapil 7 nomor urut 7 dari Partai Gerindra tersebut, terlihat tersobek secara vertikal dengan benda tajam, dengan tiga sobekan.

Ketua Tim Advokasi Hukum Partai Gerindra Blitar Zainu Rahman mengatakan, ini termasuk pelanggaran karena masuk perusakan dan ada unsur kesengajaan.

“Ini pelanggaran. Karena ini masuk dalam perusakan, itu pasti unsur kesengajaan. Nanti akan kita proses lebih lanjut, dan kita laporkan,” kata Zainu Rahman, Jumat (1/12/2023).

Zainu menandaskan, ada satu titik Alat Peraga Kampanye (baliho) yang dirusak oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya di Jalan Sumba, Kelurahan Klampok.

Ditambahkannya, di masa-masa kampanye pemilu 2024 yang baru berlangsung tiga hari ini, Zainu mengajak semua partai politik peserta pemilu untuk bersaing secara sehat. Agar proses pemilu tidak terciderai oleh hal-hal yang merusak nilai-nilai demokrasi, seperti misalnya pada perusakan APK.

“Atas peristiwa ini kita berharap partai yang ada, agar memberikan arahan atau petunjuk supaya kita lebih sehat dalam berdemokrasi, bersaing secara sehat, berpolitik secara gembira ria. Tidak saling merusak dan saling memusuhi satu sama lainnya,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitriyanto mengaku juga telah menerima laporan perusakan APK milik caleg Provinsi dari Partai Gerindra, Tomi Gandhi Sasongko.

Roma menandaskan, akan menerima laporan sekaligus mengkaji aspek perusakannya berdasarkan regulasi yang berlaku.

“Kita kaji dulu kira-kira ada dugaan pelakunya atau tidak. Kemudian tindaklanjutnya seperti apa, akan kita godok dulu. Kalau semacam perusakan, arahnya lebih ke kepolisian yaitu ke pidum (pidana umum). Kita sama-sama menjaga agar Kota Blitar tetap kondusif,” tandas Roma Hudi Fitriyanto. (jar/lio)