Kota Malang, blok-a.com – Hadir lagi Kopitiam di Kota Malang. Kopitiam ini berkonsep antra Singapura dan Malaysia.
Koptiam itu bernama Shou Kopitiam yang berlokasi di Jalan Cengkeh No 15 Kota Malang.
Kopitiam Shou ini merupakan kafe di bawah JC Corp.
Di kafe tersebut, pengunjung bakal menikmati sejumlah sajian khas warung kopi yang biasa berada di Singapura. Seperti contohnya adalah varian kopi.
Kopi di Kopitiam Shou itu ada Kopi O, Kopi O Kosong, Kopi Guyu, Kopi Tarik dan beragam varian kopi yang lain.

Bagi yang tak suka kopi, di warung itu juga menyajikan menu minuman non kopi, yakni 3 Layer Tea, Milo Melayu, Teh Tarik, dan lain-lain.
Harganya sendiri cukup murah yakni mulai dari Rp 5 ribu hingg Rp 19 ribu saja.
Kopi yang menjadi favorit di sini adalah Kopi Guyu atau Kopi Butter. Hal itu merupakan rekomendasi dari Public Relation JC Corp, Vicky Afri. Harganya sendiri adalah Rp 17 ribu.
“Jadi ini yang favorit adalah Kopi Guyu artinya Kopi Butter itu yang menjadi favorit. Terus ada juga kopi tarik,” kata dia ke blok-a.com.
Blok-a.com pun mencoba kopi tarik. Kopi tarik ini masih jarang dijumpai di Kopitiam lainnya di Kota Malang. Berdasarkan pengelihatan, Kopi Tarik itu nampak terdapat gelembung-gelembung kecil bak air dikocok.

Dari aromanya memang seperti kopi. Saat dicoba rasanya memang khas. Manisnya pas dan kopinya terasa ringan atau light. Kopi tatik ini cocok buat pelanggan yang mempunyai masalah lambung.
Sementara itu, untuk makanan dan kudapannya yang khas adalah Kwee Tiau Seafood, Laksa Melayu, Fried Wonton, Shumai, Toast dengan beragam varian rasa, dan masih banyak lagi yang lainnya seperti Mantau.
Blok-a.com pun mencoba Mantau. Mantau itu seperti bakpao goreng. Namun isiannya tidak ada. Mantau dihargai Rp 15 ribu.

Sepiring terdapat 3 Mantau yang berwarna cokelat pasca digoreng. Rasanya pun hampir sama seperti bakpao jika digoreng. Namun bedanya di satu menu Mantau itu ada kental manis yang menemani. Akhirnya rasanya manis.
“Sebenarnya kalau Mantau itu ya gak ada apa-apanya cuma digoreng aja. Tapi kami kasih kental manis supaya ada rasanya,” kata dia.
Untuk makanannya sendiri dihargai mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu.
Sementara itu, di Shou Kopitiam ini dikonsep cukup nyaman untuk nongkrong atau mengerjakan tugas pula.
Di sana, hanya ada sedikit ruang untuk area merokok. Selebihnya merupakan ruangan yang tidak diperbolehkan merokok.
Namun, tata ruangnya pun cukup nyaman. Dan cara karyawan menyajikannya pun membuat muaman pelanggan.
Sebab, kata Vicky, meskipun ini restoran, para karyawannya berstandar hotel.
“Karena ini kan satu grup dengan hotel Kontena jadi pelayanannya juga standar hotel,” kata dia.
Untuk jam bukanya sendiri Shou Kopitiam adalah pukul 07.30 dan tutup pukul 22.30 malam.
Sementara itu, Shou Kopitiam ini hadir di Kota Malang karena kebiasaan pemiliknya yang kerap ke Singapura.
Tak tanggung-tanggung, pemilik Shou Kopitiam itu dua bulan sekali ke Singapura.
“Ya liburan nyari inspirasi. Jadi Shou ini hadir karena owner yang pas di Singapura ke warung kopi dan akhirnya tertarik untuk membuka warung kopitiam di Malang dan diadopsi,” tutupnya. (bob)








