Sosok Bapak Bunuh Diri & Diduga Bunuh Anak dan Istri di Pakis Malang, Tetangga: Berjiwa Sosial Tinggi

Sosok Bapak Bunuh Diri & Diduga Bunuh Anak dan Istri di Pakis Malang, Tetangga: Berjiwa Sosial Tinggi
Sosok Bapak Bunuh Diri & Diduga Bunuh Anak dan Istri di Pakis Malang, Tetangga: Berjiwa Sosial Tinggi (blok-a/Agus Demit)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Wahab (38) Warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis,  yang diduga bunuh istri, anak dan bunuh diri dikenal suka berbaur saat kegiatan sosial di lingkungan setempat.

Seperti diketahui, warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang digegerkan dengan adanya tiga orang tewas yang mana satu keluarga tewas di kamar, Selasa (12/12/2023) pagi tadi.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tetangga, Nur Irawan (43) warga setempat kepada Blok-a.com saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Selasa (12/12/2023).

Wawan sapaan akrabnya menceritakan, Wahab merupakan pria yang suka berbaur dengan tetangga dan kerap datang saat acara di desanya.

“Komunikasi ya kalau ketemu sama orangnya, biasanya di acara tertentu waktu kerja bakti contohnya,” ujar Wawan kepada Blok-a.com, Selasa (12/12/2023).

Menurut Wawan, Wahab merupakan warga pendatang yang baru menempati kontrakan di RT 3 RW 1 Desa Saptorenggo sejak 7 tahun terakhir.

“Kalau sebelumnya tinggal dimana saya kurang tahu,” singkatnya.

Disinggung terkait permasalahan hingga menewaskan tiga anggota keluarga tersebut, sebagai tetangga dekat Wawan mengaku tidak tahu menahu permasalahan yang tengah dihadapi keluarga Wahab.

“Semua itu (cekcok) gak ada, kayak gak ada apa-apa. Biasa-biasa saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dihebohkan dengan kematian bapak ibu berserta satu anak dengan posisi berlumur darah, pada Selasa (12/12/2023).

Diduga kejadian tersebut disebabkan adanya bunuh diri yang dilakukan oleh Wahab (38), warga setempat.

Sebelum bunuh diri Wahab diduga juga melakukan pembunuhan terhadap Athaya Khansa Efendi (13) dan suami dari Sulikha (35) di sebuah ramah di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Ketiganya ditemukan berlumur darah oleh tetangga sekitar pada Selasa (12/12/2023) pagi. (ptu/bob)