Pemkab Malang Prioritaskan Pengisian Jabatan Strategis, 166 Pejabat Dilantik

Bupati Malang, HM Sanusi saat melantik pejabat di lingkungan Pemkab Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Bupati Malang, HM Sanusi saat melantik pejabat di lingkungan Pemkab Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai memprioritaskan pengisian jabatan strategis yang selama ini kosong, terutama posisi sekretaris perangkat daerah, camat, hingga kepala sekolah. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan 166 pejabat di lingkungan Pemkab Malang pada Senin (3/8/2026) di Pendopo Agung Malang.

Bupati Malang, HM Sanusi, menyampaikan pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari regenerasi kepemimpinan birokrasi dan penguatan kapasitas organisasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan.

“Jabatan yang diemban adalah ruang pengabdian yang menuntut tanggung jawab lebih besar. Di balik setiap kewenangan terdapat harapan masyarakat yang harus diwujudkan,” kata Sanusi.

Ia meminta para pejabat tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi pemecah persoalan, motor perubahan, sekaligus penggerak budaya kerja 5K, yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, dan Kerja Prestasi.

Ia menambahkan seluruh pejabat harus mampu menerjemahkan target RPJMD Kabupaten Malang 2025–2029 ke dalam program dan hasil kerja yang terukur.

“Jadilah birokrat yang mampu membaca persoalan, menghadirkan inovasi, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar ASN meninggalkan budaya birokrasi yang lambat dan berbelit-belit, serta mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan berorientasi pada solusi.

Khusus kepada kepala TK, SD, dan SMP yang baru dikukuhkan, Sanusi berpesan agar mampu membangun ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, inovatif, dan menyenangkan demi mencetak sumber daya manusia unggul.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, mengatakan pengisian jabatan dilakukan secara bertahap karena harus melalui mekanisme persetujuan dan rekomendasi dari pemerintah pusat.

“Yang kami prioritaskan adalah jabatan-jabatan yang memang mendesak. Sekretaris banyak yang kosong, kemudian pelayanan masyarakat, termasuk camat yang kosong,” ujarnya.

Nurman menyebut, dari total 166 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, sebanyak 20 orang merupakan pejabat administrator eselon IIIA, sementara sisanya terdiri atas pejabat struktural lainnya serta pejabat fungsional.

“Ini bertahap. Insyaallah setelah ini akan berlanjut lagi dalam waktu dekat,” katanya.

Selain itu, Pemkab Malang juga mengukuhkan 117 kepala sekolah yang sebelumnya mengalami kekosongan cukup lama. Di sisi lain, ia mengakui masih terdapat sejumlah posisi kepala sekolah yang belum terisi karena adanya pensiun maupun mutasi.

“Memang kebutuhan kepala sekolah ini cukup mendesak. Alhamdulillah rekomendasi sudah turun untuk 117 orang sehingga langsung bisa kami kukuhkan dan bertugas,” jelas Nurman. (yog/bob)

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.
Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.