Kabupaten Malang, blok-a.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang menggelar sejumlah kegiatan sosial bersama pengemudi ojek online (ojol) dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara. Kegiatan tersebut meliputi bakti kesehatan, doa bersama, hingga pembagian sembako.
Kepala Satlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai aplikator. Selain itu, polisi juga mengundang sekitar 35 anak yatim atau penghuni panti untuk mengikuti doa bersama dan syukuran di masjid.
“Yang pertama, kegiatan bakti kesehatan. Teman-teman dari ojol melaksanakan kegiatan bakti kesehatan, di antaranya memeriksakan suhu, kemudian tensi, dan pemberian vitamin,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan syukuran bersama anak-anak, kemudian pembagian sembako atau bakti sosial kepada pengemudi ojol.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri, khususnya Satlantas Polres Malang, dengan komunitas ojol.
“Hal ini dilakukan untuk mempererat sinergitas antara Polri, khususnya Satlantas, dengan rekan-rekan ojol,” tambahnya.
Ia menjelaskan, hubungan antara Satlantas dan pengemudi ojol di Kabupaten Malang selama ini terjalin erat. Pengemudi ojol yang banyak beraktivitas di jalan turut membantu kepolisian menyampaikan informasi terkait kondisi lalu lintas.
“Sejauh ini sinergi kami Satlantas dengan teman-teman ojol, khususnya di Kabupaten Malang ini sangat erat, bisa dikatakan mesra. Karena kami selalu komunikasi dengan rekan-rekan kaitannya dengan kegiatan yang di jalan, baik itu adanya titik kemacetan maupun adanya informasi laka,” jelasnya.
Ia menambahkan, informasi dari pengemudi ojol menjadi salah satu dukungan dalam pemantauan situasi lalu lintas karena mereka beraktivitas di berbagai wilayah.
“Teman-teman kan kerjanya di jalan, sehingga apabila ada informasi-informasi kaitannya di jalan, rekan-rekan selalu komunikasi dengan kami Satlantas untuk memberikan informasi-informasi yang paling up-to-date,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Malang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas.
“Kami dari Satlantas Polres Malang khususnya berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas. Tentunya kami anggota Satlantas Polres Malang tidak bisa mewujudkan kamseltibcarlantas itu sendiri,” pungkasnya.
Ia berharap sinergi dengan pengemudi ojol dan masyarakat luas dapat terus diperkuat demi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif di Kabupaten Malang.
“Kami mengajak rekan-rekan mulai dari ojol dan lain sebagainya untuk sama-sama bersama dengan Satlantas mewujudkan kamseltibcarlantas, supaya Kabupaten Malang ini lebih aman dan lebih kondusif,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PDOI Jawa Timur, Puji Waluyo, mengatakan sinergi antara komunitas ojol dan kepolisian telah terjalin sejak adanya program Ojol Kamtibmas. Ia menambahkan, pengemudi ojol juga memiliki peran dalam menyosialisasikan keselamatan berlalu lintas kepada sesama pengemudi.
“Karena memang ojol ini kan rentan masalah kecelakaan atau apa. Nah, jadi kita ini sebagai perpanjangan tangan untuk sosialisasi terhadap teman-teman, untuk saling mengingatkan di tempat ngetem, di jalan, atau di mana pun kita bertemu teman-teman ojol, kita ingatkan untuk tetap tertib lalu lintas,” kata Puji. (yog)








