Kota Malang, blok-a.com – Pemkot Malang memberikan bantuan pangan kepada masyarakat. Tindakan ini diambil setelah hasil rapat koordinasi daring (zoom meeting) dengan Menteri Dalam Negeri pada Senin (29/1/2024) lalu.
Pada hari Kamis (1/2/2024), setelah menghadiri apel pagi di Perkantoran Terpadu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat langsung meninjau proses penyaluran bantuan pangan Pemkot Malang di Kantor Kelurahan Buring, didampingi oleh Asisten, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB, Kepala Dispangtan, dan Camat Kedungkandang.
Total penerima bantuan mencapai 24.097 keluarga dari 57 kelurahan, dengan setiap keluarga menerima bantuan beras seberat 10 kilogram.
Wahyu secara langsung berdialog dengan beberapa masyarakat penerima bantuan, menjadikan kunjungan tersebut lebih personal. Dalam penjelasannya setelah peninjauan, Wahyu menyatakan bahwa bantuan pangan ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama mengingat tren kenaikan harga beras di pasaran.
“Selain menindaklanjuti instruksi Presiden, ini juga upaya merespon kenaikan harga beras di pasar beberapa waktu ini. Kita antisipasi agar masyarakat tidak kesulitan dengan naiknya harga beras, karena dampaknya banyak, daya beli bisa menurun dan potensi meningkatnya angka kemiskinan jadi kita maksimalkan stok beras cadangan Pemerintah,” tuturnya.
Wahyu menyebut bantuan pangan ini sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah, sejalan dengan instruksi Presiden, untuk mengantisipasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga beras. Diketahui, dari pemantauan lapangan Blok-A.com, per hari Kamis harga beras rata-rata masih menyentuh harga Rp 14.500 per kilogramnya.
Wahyu juga menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang menerima bantuan dalam kegiatan kali ini di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal ini menunjukkan dampak positif dari bantuan tersebut yang melibatkan lebih banyak penerima yang membutuhkan dan mencakup masyarakat dengan level ekonomi yang lebih luas.
“Tadi saya juga dapat masukan, banyak masyarakat yang menerima ini di luar DTKS, jadi biasanya masyarakat ini tidak menerima tetapi sekarang menerima, sudah saya konfirmasi ke Kepala Dinsos dan memang betul. Alhamdulillah berarti ada manfaat yang lebih pada bantuan kali ini,” tuturnya. (mg3/bob)








