Malang Berasa Tambah Macet Akhir-Akhir Ini? Ini Penjelasan Kepala Dishub Kota Malang

Hari Natal, Kemacetan Terjadi di Sekitar Mal Kota Malang
Hari Natal, Kemacetan Terjadi di Sekitar Mal Kota Malang (blok-a/Widya Amalia)

Kota Malang, blok-a.com – Dishub Kota Malang telah memperkirakan adanya penambahan volume kendaraan atau macet di jalanan Kota Malang, dimulai dari dua minggu sebelum Lebaran.

Yang menjadi perhatian adalah, lalu lintas kendaraan tersebut bukan hanya datang dari para pemudik atau wisatawan dari jarak jauh, tapi juga dari wilayah Malang Raya sendiri.

Masyarakat Malang Raya masih menjadikan Kota Malang sebagai pilihan tempat berbelanja. Oleh karena itu, Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra meminta masyarakat untuk maklum jika beberapa hari ke depan sebelum Lebaran lalu lintas akan macet.

“Kami mohon kesabarannya masyarakat, karena semua juga ingin berbelanja. Ingin juga memanfaatkan jalan sementara infrastruktur kita terbatas,” terang sosok yang akrab disapa Djaja itu.

Hal ini tidak dapat dihindari karena Kota Malang adalah titik sentral perbelanjaan baik bahan pangan maupun sandang yang banyak dicari saat menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kota Malang ini menjadi pusat tujuan. Di antaranya yang dari dari daerah penyangga Kota Malang (wilayah besar Malang Raya) itu juga berbelanjanya ke Kota Malang. Baik modern maupun tradisional,” sebutnya.

Oleh karena itu, Dishub Kota Malang telah mempersiapkan sejumlah siasat, termasuk juga menempatkan pos pemantau lalu lintas jauh hari sebelum hari-H.

“Jadi sangat dimungkinkan padat. Mulai minggu kemarin tim kami di Pasar Besar mengantisipasi dan mengatasi kepadatan lalu lintas,” terang Djaja.

Untuk pengaturan lalu lintas pada puncak arus mudik dan balik di Kota Malang sendiri, Dishub telah mempersiapkan beberapa rencana yang dapat diterapkan tergantung kondisi yang terjadi.

 “Situasional. Apakah perlu pengalihan, apakah perlu dibantu untuk kelancaran lalu lintas dengan mendorong arus, itu nanti situasional. Bisa jadi contra-flow seperti pengalaman tahun-tahun yang lalu biasanya terjadi di Jalan Ahmad Yani,” terang Djaja.

Terkait contra-flow, Djaja menerangkan siasat ini pernah digunakan untuk mengurai kemacetan di exit tol Singosari.

“Itu yang mau ke arah Kota Batu sudah penuh, diarahkan ke Kota Malang ke arah selatan. Itu kita bikin tiga jalur masuk arah ke Kota Malang,” terangnya. (art/bob