5 Nama Masuk Bursa Calon Walikota Malang Lewat PDI Perjuangan

Kurangnya Realisasi PAD Kota Malang Kembali Dibahas DPRD Kota Malang
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Kota Malang, Blok-a.com – Dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, DPC PDI Perjuangan Kota Malang telah memulai pembahasan internal mengenai penjaringan bakal calon Walikota Malang periode 2024-2029.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, hasil dari penjaringan internal telah mengungkapkan beberapa nama calon potensial menjadi Walikota Malang, antara lain Ahmad Wanedi, Sri Untari, dan Sri Rahayu. Tak hanya itu, Dewanti Rumpoko, mantan Walikota Batu, serta Krisdayanti, anggota DPR RI, juga masuk dalam perbincangan internal.

“Dari hasil penjaringan internal kami, banyak calon yang muncul, termasuk pak Wanedi, bu Sri Untari, bu Sri Rahayu, bu Dewanti, dan Krisdayanti. Kami akan mempertimbangkan siapa yang siap. Intinya, rapat pleno internal di Kota Malang menekankan pentingnya calon dari internal, tetapi tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain,” ungkap Made pada Selasa (30/4/2024).

Kriteria yang ditetapkan oleh PDIP Kota Malang untuk calon Walikota Meliputi pengalaman dalam memimpin pemerintahan, keterhubungan yang kuat dengan masyarakat, serta pemahaman yang mendalam akan kebutuhan dan karakteristik Kota Malang.

“Artinya pemerintahan kita tidak bisa buat coba-coba, minimal pernah ada pengalaman. Karena mengelola pemerintahan itu tidak selalu yang kita anggap baik sudah pasti bisa kita laksanakan,” lanjutnya.

Sosok-sosok yang disebutkan di atas telah memiliki pengalaman yang relevan dalam dunia politik dan pemerintahan. Sehingga, diharapkan dapat memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan.

“Seperti Bu Dewanti kan pernah menjabat sebagai Walikota Batu. Siapa tahu beliau mau menambah dari yang kemarin memimpin 3 kecamatan, sekarang di 5 kecamatan dengan penduduk hampir 900 ribu jiwa,” tambah Made.

Proses penjaringan juga melibatkan tim internal yang bertugas untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi calon. Keputusan akhir akan diserahkan kepada DPP PDIP.

DPC PDI Perjuangan Kota Malang sendiri diharapkan dapat melaporkan hasil penjaringan dan analisis peta politik Kota Malang kepada DPP PDI Perjuangan sebelum 31 Mei 2024.

“Kami akan menyampaikan hasil penjaringan dan pemetaan politik kami pada 31 Mei. Pendaftaran bakal calon akan dibuka pertengahan Mei,” tandasnya. (art/bob)