Golkar Munculkan Pasangan Wahyu Hidayat-Sofyan Edi di Pilkada Kota Malang

Golkar Munculkan Pasangan Wahyu Hidayat-Sofyan Edi di Pilkada Kota Malang
Wahyu Hidayat dan Sofyan Edi

 

Kota Malang, blok-a.com – Sempat muncul kabar ‘reuni’ Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang akan mengusung pasangan Wahyu Hidayat-Ali Mutohirin di Pilkada Kota Malang 2024. Namun Ketua Divisi Pemenangan Pilkada Partai Golkar Kota Malang Suryadi mengatakan bahwa pasangan itu kurang realistis.

Suryadi mengatakan jumlah kursi yang dimiliki oleh PSI terlalu sedikit untuk bisa mendapat ‘jatah’ mengajukan nama calon wakil wali kota, yaitu dua kursi. Padahal Golkar, yang notabene adalah salah satu partai anggota KIM memiliki enam kursi di DPRD Kota Malang, sama seperti Gerindra.

Terkait dengan hal ini, Suryadi mengatakan bahwa Golkar memiliki nama calon yang lebih sesuai untuk diusung yaitu mantan Wakil Wali Kota Malang periode 2018-2023 Sofyan Edi Jarwoko.

Bahkan dengan jumlah kursi yang sama dengan Partai Gerindra di Kota Malang, Golkar tidak hanya memiliki kemungkinan untuk mengusung calonnya sebagai calon wakil wali kota, tapi juga sebagai calon wali kota.

“Secara peluang Wahyu Hidayat-Sofyan Edi atau Sofyan Edi-Wahyu Hidayat merupakan pasangan yang ideal, pasangan ini bisa tumbuh untuk saling melengkapi, menguatkan dan mengimbangi dari berbagai sisi,” terangnya saat dihubungi oleh Blok-A.com.

Bukan hanya dalam hal jumlah kursi di DPRD Kota Malang, namun Suryadi menilai kombinasi tersebut, yang mana pun yang mengisi jabatan N1 dan N2, sudah memiliki pengalaman dalam memimpin Kota Malang.

“Keduanya sama-sama punya kapasitas, integritas, kredibilitas, serta mengerti bedah APBD untuk keberpihakan bagi masyarakat dan memahami kondisi Kota Malang karena beliau-beliau berdua sama-sama pernah memimpin untuk Kota Malang,” terangnya.

Anggota terpilih DPRD Kota Malang Periode 2024-2029 dari Dapil III Kedungkandang itu mengatakan bahwa duet Wahyu-Edi atau Edi-Wahyu sudah mengerti betul apa yang perlu dilakukan untuk membuat Kota Malang lebih maju.

“Jika duet itu diselaraskan, Kota Malang akan lebih indah dan mempesona karena tinggal jalan saja dalam memimpin Kota Malang. Keduanya mengerti betul apa yang harus dilakukan untuk Kota Malang kedepan,” kata Suryadi. (art/bob)