Rekom PDI Perjuangan Bakal Turun ke Bambang Kawit, Ini Sikap Partai Golkar Kota Blitar

Ketua DPD Partai Golkar Kota Blitar, Mohammad Hardi Usodo
Ketua DPD Partai Golkar Kota Blitar, Mohammad Hardi Usodo.(blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Beredarnya undangan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terkait penyerahan Surat Rekomendasi kepada Bambang Rianto (Bambang Kawit) dan Bayu Setyo Kuncoro sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar pada Pilkada serentak 2024 mendatang, membuat partai lain mengambil sikap.

Salah satunya diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Kota Blitar, Mohammad Hardi Usodo.

“Sejak beredarnya kabar rekom PDI Perjuangan kepada Bambang Kawit dan Bayu Kuncoro, banyak teman parpol lain yang menghubungi saya, terkait sikap partai bagaimana,” kata Dodok, sapaan akrab Mohammad Hardi Usodo.

Dodok menandaskan, menyikapi hal tersebut, pihaknya akan mengambil langkah-langkah taktis.

Di antaranya, akan berkoordinasi dengan internal partai dan lintas partai untuk mengambil keputusan.

“Saya langsung mengambil langkah-langkah taktis. Akan kami komunikasikan dengan partai-partai lain, dan beberapa elemen masyarakat yang ada. Termasuk banyak pertimbangan dari unsur-unsur internal partai sendiri,” jelasnya, saat ditemui di salah satu cafe di Kota Blitar, Senin (29/07/2024).

Menurutnya, Partai Golkar tetap akan membuka diri dengan partai manapun, termasuk Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk berkoalisi dengan tujuan kemenangan yang utama. Bahkan dirinya juga siap untuk maju, jika itu keputusan bersama.

“Golkar akan siap diusung dan mengusung. Politik kan penuh kejutan, nantinya saya akan bergabung ke mana, KIM akan ke mana, kira-kira dua hari lagi akan ada jawaban, ditunggu saja ya,” tegasnya.

Lebih lanjut Dodok menyampaikan, pihaknya akan terlebih dulu mengukur potensi yang ada. Apapun keputusan yang diambil KIM akan didasari dari keputusan bersama.

“Intinya kita akan tetap menghormati keputusan bersama, arahnya akan seperti apa. Kita akan susun bersama langkah strategis ini. Apakah kita akan maju sebagai wakilnya, gabung ke mana harus kita ukur dulu potensinya,” pungkasnya. (jar/lio)