Kota Malang, blok-a.com – Masyarakat Indonesia memiliki sejumlah tradisi dalam menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan. Salah satunya dengan menggelar malam tirakatan atau tasyasuran dan doa bersama di malam 17 Agustus. Seperti yang terlihat di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbin, Kota Malang.
Di malam tirakatan, seluruh warga di tiap RW, membawa nasi kotak sendiri sendiri yang dikumpulkan jadi satu. Perwakilan tiap RT juga guyup membawa tumpeng.
“Setiap kepala keluarga di masing masing RT 01 sampai 05 membawa nasi kotak dan masing masing RT juga membawa nasi tumpeng. Semuanya dikumpulkan jadi di acara malam tasyakuran ini,” kata Sulis (47), Ketua Panitia 17 Agustusan RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Jumat (16/8/2024) malam.
Diungkapkan Sulis, giat malam tasyakuran atau istilah Jawa-nya disebut Barikan ini rutin digelar setiap tahun pada malam sebelum puncak peringatan HUT RI 17 Agustus.
“Masyarakat khususnya di RW 16 ini melakukan malam tirakatan sebagai wujud syukur dan doa bersama menyambut hari kemerdekaan,” bebernya.
Sebelumnya dilakukan puncak doa bersama, acara diawali dengan menyanyikan bersama lagi Indonesia Raya. Lalu membacakan Teks Proklamasi, dilanjutkan membacakan Teks Pancasila dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila.
Kehangatan dan kekompakan warga terpancar jelas dalam momen tersebut.
“Usai rangkaian ini dilanjutkan pidato dari Ketua RW 16 lanjut sambutan dari Ketua Panitia Agustus. Terakhir doa bersama hingga membagikan nasi kotak dan nasi tumpeng,” tukasnya.(ags/lio)








