Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai tindak lanjut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kegiatan yang digelar di SMPN 1 Malang ini merupakan bagian dari percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi ASN di seluruh Indonesia.
Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendro Martono atau yang akrab disapa Hendru menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung program prioritas nasional penguatan ASN berbasis merit sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2025–2029. Langkah tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Kepala BKN terkait percepatan penerapan sistem merit melalui pembangunan dan implementasi manajemen talenta ASN.
“Profiling ASN ini merupakan tindak lanjut dari BKN, tujuannya untuk mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi ASN. Ini juga bagian dari upaya memperkuat sistem merit dan manajemen talenta yang menjadi prioritas nasional,” ujar Hendru.
Secara nasional, kegiatan profiling ini dikick off pada 5 November 2025. Namun di Kota Malang, pelaksanaannya dimulai pada Senin (10/11/2025) hingga Jumat (15/11/2025). Sebanyak 559 ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang ikut berpartisipasi. Peserta terdiri dari pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga fungsional teknis madya.
Hendru menambahkan, pelaksanaan profiling ASN difasilitasi langsung oleh BKN, termasuk pendampingan teknis dari tim pusat. Metodenya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan hasilnya langsung terintegrasi dengan Sistem Informasi ASN (SI-ASN). Pengukurannya meliputi berbagai aspek, seperti potensi psikotes, kompetensi manajerial, kompetensi sosio-kultural, literasi digital, hingga preferensi karier ASN.
“Metodenya melalui CAT berbasis komputer, hasilnya nanti bisa langsung terintegrasi dengan SI-ASN. Jadi hasilnya objektif dan bisa dimanfaatkan untuk pemetaan ASN secara nasional,” jelasnya.
Ia menegaskan, hasil profiling ASN ini bukan sekadar penilaian, melainkan menjadi dasar pemetaan potensi dan posisi ASN dalam jabatan yang saat ini diduduki. Ke depan, hasil ini akan menjadi bagian penting dalam manajemen talenta, termasuk mendukung kebijakan mutasi, rotasi, dan pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkot Malang.
“Profiling ASN ini ingin memetakan dulu posisi ASN terhadap jabatan yang diduduki sekarang. Ke depannya, hasil ini bisa mendukung pelaksanaan manajemen talenta dan menjadi dasar pengambilan kebijakan kepegawaian,” pungkas Hendru. (bob)








