Antisipasi Lonjakan Sampah Nataru, DLH Kabupaten Malang Siagakan 5 Armada Tambahan

5 armada truk tambahan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah di Kabupaten Malang (DLH for blok-a)
5 armada truk tambahan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah di Kabupaten Malang (DLH for blok-a)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan volume sampah selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selain mengoperasikan armada reguler, DLH menambah lima armada siaga yang akan bergerak secara mobile di titik-titik rawan penumpukan sampah.

Plt Kepala DLH Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, mengatakan kesiapan armada menjadi kunci menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan signifikan selama libur panjang.

“Secara umum armada reguler siap beroperasi penuh. Khusus Nataru tahun ini, kami menyiagakan lima armada tambahan atau truk siaga yang berfungsi sebagai unit reaksi cepat jika terjadi lonjakan volume sampah di luar prediksi,” ujar Avi, sapaan akrabnya Rabu (17/12/2025).

Ia menerangkan, lima armada tambahan tersebut akan difokuskan untuk menyisir tumpukan sampah liar maupun TPS-TPS strategis yang mengalami overload. Armada siaga ini akan bergerak fleksibel menyesuaikan kondisi lapangan.

“Armada tambahan ini mobile. Jadi ketika ada laporan atau terpantau terjadi penumpukan sampah, armada langsung bergerak tanpa menunggu jadwal reguler,” terangnya.

DLH Kabupaten Malang juga telah melakukan koordinasi dengan pengelola kawasan wisata guna meminimalkan persoalan sampah sejak dari sumbernya. Salah satu langkah yang ditekankan adalah penyediaan tempat sampah terpilah di area wisata.

“Kami sudah menghimbau pengelola wisata untuk menyediakan tempat sampah terpilah yang memadai dan memastikan sampah terkumpul di titik penjemputan atau TPS, agar memudahkan proses pengangkutan oleh armada DLH,” imbuh Avi.

Selain itu, lanjut Avi, DLH akan menempatkan kontainer sampah tambahan atau bin sampah komunal di sejumlah titik strategis yang mudah dijangkau armada pengangkut. Langkah ini diharapkan dapat mencegah pengunjung membuang sampah sembarangan di sepanjang jalur wisata.

“Kami siapkan kontainer tambahan di lokasi-lokasi tertentu. Tujuannya supaya sampah langsung terkonsentrasi dan tidak menyebar ke bahu jalan atau area terbuka,” ujarnya.

Dalam hal pengawasan, DLH menerjunkan tim lapangan untuk melakukan patroli rutin, khususnya di kawasan wisata pantai dan pegunungan yang menjadi tujuan favorit wisatawan saat libur Nataru.

“Tim lapangan akan memantau kondisi TPS dan jalur protokol secara berkala. Kami juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan jika menemukan penumpukan sampah melalui kanal pengaduan DLH,” bebernya.

Menurutnya, fokus utama pengawasan diarahkan ke kawasan wisata Malang Selatan seperti Pantai Balekambang, Sendang Biru, dan Bajulmati, serta jalur wisata menuju Gunung Bromo yang melintasi Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo.

“Wilayah-wilayah itu menjadi prioritas karena volume kunjungan biasanya meningkat tajam saat libur akhir tahun,” pungkasnya.

DLH Kabupaten Malang berharap dengan kesiapan armada, dukungan pengelola wisata, serta partisipasi masyarakat, kebersihan lingkungan selama perayaan Natal dan Tahun Baru dapat tetap terjaga. (yog/bob)